Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menunjukkan tekad yang kuat dalam mempersiapkan diri untuk ajang olahraga terbesar di Indonesia, Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan dilaksanakan pada 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dengan tegas menyatakan bahwa provinsi yang dipimpinnya siap untuk bersaing dan menargetkan masuk dalam tiga besar, bahkan meraih posisi juara umum.

Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa keyakinan untuk meraih posisi teratas di PON 2028 bukan tanpa alasan. Dengan infrastruktur olahraga yang memadai dan setara dengan provinsi-provinsi besar di Indonesia, Kaltim memiliki modal yang cukup untuk bersaing di level nasional.

Tantangan yang ada kini, menurutnya, adalah bagaimana mengelola dan mengoptimalkan semua potensi tersebut dengan strategi pembinaan dan pelatihan yang terukur serta berkelanjutan.

“Fasilitas yang kita miliki sudah sangat baik. Sekarang adalah waktunya untuk mengelola dan memaksimalkan semua potensi yang ada agar kita bisa meraih target juara,” ungkapnya, Senin (21/4/2025).

Sebagai bagian dari strategi pembinaan, Pemprov Kaltim akan mendatangkan pelatih berkompeten, termasuk mantan atlet nasional yang sudah berpengalaman dalam ajang-ajang bergengsi seperti SEA Games, PON, dan Olimpiade.

Diharapkan, pengalaman mereka dapat diteruskan kepada atlet-atlet muda Kaltim untuk menumbuhkan semangat juang serta teknik bertanding yang mumpuni.

Cabang olahraga (cabor) unggulan seperti bulu tangkis, sepak bola, dan renang akan mendapatkan perhatian lebih dengan pembinaan intensif.

Selain itu, Kaltim juga fokus untuk mempertahankan dan mengembangkan keunggulannya di cabor-cabor lain, seperti gulat, yang selama ini telah menjadi kekuatan utama di tingkat nasional.

Rudy menekankan bahwa pembangunan olahraga adalah proses jangka panjang yang membutuhkan kesabaran. Pemprov Kaltim juga berencana untuk melibatkan berbagai pihak, seperti KONI, sekolah olahraga, serta klub-klub lokal untuk bekerja sama dalam mengidentifikasi dan mengembangkan bakat-bakat atlet muda sejak dini.

Pada PON sebelumnya (2021), Kaltim berhasil menduduki posisi ke-6 dengan raihan 25 medali emas. Untuk menembus tiga besar, Kaltim harus mengalahkan provinsi-provinsi kuat yang sering mendominasi, seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur.

Meskipun demikian, Gubernur Rudy Mas’ud tetap optimistis bahwa dengan langkah yang tepat dan konsisten, pencapaian target tersebut bukanlah hal yang mustahil.

“Ini bukan sekadar soal medali, tetapi juga tentang membangun mentalitas juara bagi generasi muda Kaltim,” pungkasnya. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *