Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Di era serba modern, sepeda ontel bukan sekadar alat transportasi jadul. Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar) menganggap komunitas sepeda klasik ini menjadi jembatan silaturahmi antargenerasi.

“Kehadiran mereka selalu memberi warna. Meski sepeda mereka tua, semangatnya justru lebih muda dari banyak yang muda,” ujar Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni saat ditemui di acara Gowes Fun Kukar Idaman 2025, Minggu (13/4/2025).

Menurut Aji, para anggota komunitas ini bukan hanya datang dari generasi senior. Banyak juga anak muda yang ikut terlibat, tertarik oleh nuansa klasik dan nilai historis yang ditawarkan sepeda ontel.

“Ini bukan cuma olahraga. Ini warisan budaya. Ada sejarah yang mereka bawa, dan itu yang membuat komunitas ini istimewa,” tambahnya.

Dispora Kukar melihat komunitas ini sebagai ruang positif untuk mempertemukan berbagai lapisan masyarakat, dari pensiunan hingga pelajar. Setiap acara gowes, diskusi sepeda, hingga pameran ontel klasik, jadi momen berharga untuk berbagi cerita lintas zaman.

Aji menyebut tren ini membuktikan bahwa tidak semua yang lama harus ditinggalkan. Bahkan, dengan sentuhan kekinian, justru bisa hidup kembali dan lebih kuat dari sebelumnya.

“Jumlah anggotanya terus bertambah. Dan itu jadi bukti bahwa yang klasik bisa tetap relevan, bahkan dicintai generasi baru,” tutupnya.

(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *