Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Disdikbud Kukar) akan perkuat fondasi generasi masa depan lewat penguatan karakter pelajar. Peringatan Hardiknas 2025 menjadi momentum untuk kembali menegaskan arah pendidikan nasional menuju Generasi Emas 2045.

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menyebutkan bahwa pendidikan hari ini harus melahirkan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga matang secara moral dan sosial.

“Kita ingin anak-anak Kukar tumbuh dengan sikap yang unggul, berakhlak baik, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya, Jumat (2/5/2025).

Profil Pelajar Pancasila menjadi pedoman penting dalam menyiapkan generasi ini. Nilai-nilai seperti gotong royong, mandiri, kreatif, dan bernalar kritis tak lagi jadi materi hafalan, tetapi ditanamkan lewat pengalaman dan aktivitas keseharian pelajar.

Thauhid menilai, perubahan sikap dan perilaku peserta didik adalah pintu utama menuju cita-cita 2045.

“Kita tidak bisa bicara soal generasi emas kalau karakternya rapuh. Pendidikan karakter itu fondasinya,” tegasnya.

Di Kukar, strategi ini diterapkan lewat kurikulum berbasis projek penguatan karakter, pendekatan guru sebagai mentor, dan kegiatan ekstrakurikuler yang menanamkan nilai-nilai sosial sejak dini.

“Kami dorong sekolah-sekolah untuk lebih banyak memberi ruang ekspresi anak-anak, bukan hanya soal nilai,” katanya.

Kegiatan peringatan Hardiknas di Kukar pun tidak lepas dari misi ini. Serangkaian lomba dan aktivitas dirancang untuk menumbuhkan semangat kompetitif, kolaboratif, dan berkarakter.

(Adv. J)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *