Timesnusantara.com — Samarinda. Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dalam sebuah upacara pelantikan yang digelar di Gedung Odah Etam, Rabu (7/5/2025). Acara tersebut juga dirangkai dengan pengambilan sumpah jabatan bagi para PPPK yang menempati jabatan fungsional.
Sebanyak 214 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 459 PPPK menerima SK pengangkatan, sementara 673 PPPK jabatan fungsional turut diambil sumpahnya.
Di hadapan para abdi negara yang baru diangkat, Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa jabatan ini bukan sekadar soal administratif atau pencapaian pribadi. Lebih dari itu, kata dia, menjadi ASN dan PPPK adalah bentuk janji dan tanggung jawab moral kepada rakyat dan Tuhan.
“Saudara-saudara bukan hanya mengisi posisi birokrasi. Kalian membawa misi pelayanan. Ini ikrar, bukan hanya dokumen. Ini komitmen terhadap bangsa, khususnya untuk masyarakat Kalimantan Timur,” ungkapnya dalam sambutan.
Gubernur yang dikenal mengusung semangat pembaruan dalam tata kelola pemerintahan ini juga menekankan pentingnya kompetensi yang utuh. Tak hanya soal kemampuan teknis (hard skill), tetapi juga sikap profesionalisme, empati, dan inovasi (soft skill) yang harus senantiasa diasah.
“Kita tak bisa lagi bekerja dengan pola lama. ASN dan PPPK harus mampu berpikir kreatif, tanggap terhadap perubahan, dan berani keluar dari rutinitas yang stagnan. Jadilah garda terdepan dalam menciptakan perubahan positif,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menyoroti nilai-nilai dasar seperti integritas dan loyalitas yang harus menjadi landasan kerja setiap aparatur. Ia percaya bahwa kerja yang dilandasi ketulusan akan membawa dampak besar bagi percepatan pembangunan daerah.
“Jika kita mengabdi dengan hati, maka sekecil apa pun peran kita akan memberikan hasil luar biasa. Jangan abaikan kekuatan dari keikhlasan,” imbuhnya.
Mengakhiri pidatonya, Rudy menyampaikan harapan besar agar kehadiran para aparatur baru ini mampu menjadi kekuatan segar dalam merealisasikan visi besar pembangunan Kaltim menuju era Kaltim Emas, sebuah cita-cita untuk daerah yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan. (R)
