Timesnusantara.com — Samarinda. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menuntaskan pengembangan aplikasi layanan publik bernama Satu Akses untuk Kaltim atau SAKTI. Aplikasi yang merupakan inisiatif dari Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud ini dijadwalkan resmi diperkenalkan ke publik pada Juni 2025.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Muhammad Faisal, mengungkapkan bahwa proses pengembangan tahap awal telah rampung dan sudah dipaparkan kepada Gubernur.
“Tahapan pertama sudah selesai dan telah kami sampaikan kepada Pak Gubernur pada Kamis lalu. Saat ini kami sedang menyesuaikan dengan sejumlah masukan beliau untuk perbaikan,” ujar Faisal, Minggu (1/6/2025).
Setelah tahap revisi ini dituntaskan, peluncuran resmi aplikasi tinggal menunggu waktu.
“Kami targetkan peluncurannya bisa dilakukan pada bulan Juni tahun ini,” lanjutnya optimis.
SAKTI dirancang sebagai platform digital terpadu yang menyatukan berbagai pelayanan publik dari lintas instansi di lingkungan Pemprov Kaltim. Di tahap awal, sebanyak 15 organisasi perangkat daerah (OPD) akan terhubung dalam sistem ini.
“Integrasinya dilakukan secara bertahap, karena keseluruhan proses pengembangan aplikasi SAKTI dibagi ke dalam tiga fase utama,” jelas Faisal.
Beragam fitur akan tersedia dalam aplikasi tersebut, antara lain pengecekan dan pembayaran pajak kendaraan, update harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional, agenda kepala daerah, informasi wisata, jadwal transportasi antar kota, serta prakiraan cuaca yang bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Lebih dari itu, kanal pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan program-program seperti GratisPol juga turut disematkan.
“Isu-isu penting seperti layanan pendidikan dan kesehatan juga akan terakomodasi dalam aplikasi ini,” tambah Faisal.
Warga Kaltim nantinya bisa mengakses aplikasi SAKTI secara gratis melalui perangkat berbasis Android di Play Store dan iOS di App Store. Dengan konsep digital terpadu, aplikasi ini diharapkan menjadi terobosan untuk mempermudah akses layanan pemerintahan oleh masyarakat luas. (Adv Diskominfo Kaltim)
Penulis: Rey | Editor: Redaksi
