Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menyatakan kepedulian dan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga Mahakam Ulu (Mahulu) yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan pembangunan infrastruktur dasar.

Dalam dialog bersama perwakilan masyarakat Mahulu, Hasanuddin yang akrab disapa Hamas, mengaku prihatin dengan kondisi di wilayah perbatasan tersebut. Ia menyebut bahwa aksesibilitas, layanan pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga jaringan telekomunikasi di Mahulu perlu segera ditingkatkan.

“Warga mengeluhkan ketertinggalan yang masih nyata di Mahulu, mulai dari jalan yang belum memadai hingga layanan publik yang terbatas. Ini jelas memerlukan perhatian serius,” ujar Hamas beberapa waktu lalu.

Mahulu, yang merupakan kabupaten termuda di Provinsi Kalimantan Timur dan berada di perbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, memiliki nilai strategis baik secara geografis maupun geopolitik. Namun, pembangunan di sana belum berjalan seimbang dibanding daerah lain di Kaltim.

“Letaknya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga seharusnya membuat Mahulu menjadi prioritas pembangunan, bukan justru dilupakan,” tambahnya.

Dalam audiensi bersama Forum Peduli Masyarakat Mahulu, berbagai persoalan terangkat, seperti lambannya pembangunan infrastruktur, sulitnya masyarakat memperoleh layanan kesehatan layak, serta kualitas pendidikan yang masih memprihatinkan.

Menanggapi hal tersebut, Hamas memastikan DPRD Kaltim akan menyalurkan dan mengawal aspirasi tersebut melalui jalur-jalur formal legislatif agar mendapatkan alokasi kebijakan dan anggaran yang berpihak.

“Sebagai lembaga wakil rakyat, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk mendorong agar anggaran pembangunan lebih adil dan menjangkau daerah-daerah yang selama ini tertinggal,” katanya menegaskan.

Ia pun mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, serta elemen masyarakat agar bisa membangun Mahulu secara bertahap namun berkelanjutan.

“Komunikasi terbuka dan partisipasi aktif seperti ini sangat penting. Harapan masyarakat harus kita bawa ke ruang-ruang pengambilan keputusan agar pembangunan benar-benar dirasakan secara merata,” tutup Hamas. (Adv/dprdkaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *