Timesnusantara.com — Samarinda. Musibah kebakaran yang terjadi di pusat perbelanjaan Big Mall Samarinda belum lama ini mengundang perhatian serius dari kalangan legislatif. Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Abdul Giaz, menyatakan keprihatinannya dan meminta pihak manajemen segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan gedung.
Menurut Giaz, sistem pengamanan kebakaran seperti sprinkler dan alat pemadam otomatis harus mendapat perhatian utama.
Ia menyebut ada indikasi bahwa perangkat tersebut tidak berfungsi saat kejadian berlangsung.
“Evaluasi total harus segera dilakukan. Sistem proteksi kebakaran seperti sprinkler tidak boleh hanya jadi formalitas, harus benar-benar siap saat darurat,” ujarnya, Senin (16/6/2025).
Legislator dari Fraksi PKS ini menggarisbawahi pentingnya posisi Big Mall bukan hanya sebagai pusat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang publik yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Samarinda.
“Big Mall bukan cuma tempat belanja, tapi sudah menjadi salah satu pusat aktivitas warga. Kalau operasionalnya terganggu lama, dampaknya bisa dirasakan langsung oleh banyak pihak,” tambahnya.
Ia juga menyinggung aspek sosial dari keberadaan mall tersebut, terutama bagi masyarakat yang menjadikan pusat perbelanjaan sebagai tempat hiburan keluarga.
“Bagi banyak orang, apalagi ibu-ibu rumah tangga, Big Mall itu tempat rekreasi. Kehilangan fungsi ini bukan persoalan sepele,” ungkap Giaz.
Kendati Samarinda memiliki pusat perbelanjaan lain seperti SCP, Giaz menilai skala dan layanan yang ditawarkan Big Mall jauh lebih besar, sehingga tidak mudah digantikan.
“Alternatif memang ada, tapi skala Big Mall tidak tergantikan. Ribuan pekerja juga bergantung pada kegiatan ekonomi di sana,” jelasnya.
Untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang, Komisi II DPRD Kaltim berencana memanggil seluruh pengelola pusat perbelanjaan yang ada di Samarinda. Langkah ini dianggap penting sebagai upaya preventif dalam memperkuat sistem mitigasi kebakaran.
“Kita akan panggil manajemen mall lain juga. Ini bukan cuma soal Big Mall, tapi soal kesiapsiagaan seluruh pusat keramaian di kota ini,” tegas Giaz.
Ia berharap pihak manajemen Big Mall segera menyelesaikan seluruh pembenahan teknis yang diperlukan dan memastikan keamanan pengunjung saat nanti kembali dibuka.
“Pemulihan tentu penting, tapi lebih penting adalah memastikan peristiwa seperti ini tidak terulang,” tutupnya. (Adv/dprdkaltim)
