Timesnusantara.com – Kukar. Sebanyak 989 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang dilantik Bupati Kutai Kartanegara kini mulai ditugaskan di berbagai sekolah dan unit kerja pendidikan.
Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Joko Sampurno, menyebutkan tenaga P3K tersebut terdiri dari dua kategori, yakni 441 tenaga guru dan 548 tenaga teknis.
Seluruhnya telah melalui proses seleksi dan pemetaan berdasarkan kebutuhan aktual pendidikan di Kukar.
“Penempatan dilakukan sesuai analisis kebutuhan, agar tidak timpang antara sekolah satu dan lainnya,” ungkapnya.
Distribusi ini menjangkau 20 kecamatan. Tenaga teknis, seperti operator sekolah dan tenaga administrasi, ditempatkan sesuai dengan pilihan unit kerja masing-masing saat pendaftaran.
Sementara guru SD ditempatkan berdasarkan jumlah rombongan belajar, sedangkan guru SMP dipetakan berdasarkan mata pelajaran dan beban jam mengajar.
“Kalau guru SMP itu lebih rumit, harus disesuaikan dengan jumlah jam pelajaran tiap mapel,” terangnya.
Penempatan ini, menurut Joko, menjadi upaya pemerintah dalam pemerataan mutu pendidikan, terutama di daerah-daerah yang selama ini kekurangan tenaga pengajar dan teknis.
Dengan masuknya tenaga P3K ini, ia berharap setiap sekolah mampu meningkatkan kualitas layanan, tidak hanya dari aspek pembelajaran, tetapi juga tata kelola pendidikan.
“Tenaga pendidik ini diharapkan tidak hanya mengajar, tapi juga berkontribusi membangun karakter dan semangat belajar siswa,” ujarnya.
Disdikbud juga mengingatkan agar kepala sekolah dan pengawas segera melakukan pembinaan terhadap tenaga baru, agar bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Kukar untuk memperkuat pondasi pendidikan yang merata dan berkualitas.
(Adv. R)
