Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Kebutuhan akan layanan kesehatan darurat di Kota Samarinda dinilai masih belum terpenuhi secara optimal. Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyuarakan pentingnya penambahan unit mobil ambulans, baik di tingkat Puskesmas maupun di lingkungan Rukun Tetangga (RT).

Novan menjelaskan bahwa berdasarkan hasil kunjungan kerja dan pantauan langsung di lapangan, masih banyak fasilitas kesehatan di Samarinda yang belum memiliki kendaraan darurat tersebut. Bahkan, di beberapa lokasi, ketiadaan ambulans menjadi hambatan dalam memberikan layanan cepat kepada masyarakat.

“Memang sudah ada beberapa Puskesmas yang memiliki ambulans, tapi jumlahnya masih sangat terbatas. Padahal kebutuhan masyarakat akan transportasi kesehatan darurat itu terus meningkat,” ujar Novan, Senin (21/7/2025).

Ia menambahkan bahwa keberadaan ambulans sangat krusial, mengingat keluhan warga yang kerap kesulitan mencari akses transportasi saat kondisi darurat, terlebih di kawasan padat penduduk maupun wilayah yang jauh dari rumah sakit.

Novan juga mengusulkan agar distribusi armada ambulans disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, dengan pola penggunaan yang fleksibel dan efisien.

Misalnya, satu unit ambulans bisa disiapkan untuk melayani beberapa RT sekaligus atau ditugaskan untuk meng-cover satu wilayah administratif dari Puskesmas tertentu.

“Yang penting adalah pendistribusiannya tidak asal-asalan, harus berbasis pada data kebutuhan riil di masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar Pemerintah Kota Samarinda menjadikan pengadaan armada ambulans sebagai prioritas anggaran ke depan. Hal ini sejalan dengan upaya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan dan menjamin hak warga untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat dan layak.

“Ini bukan hanya soal alat, tapi soal keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan dasar warganya. Ambulans harus tersedia dan siap digunakan kapan saja,” tutupnya. (Adv/dprdsamarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *