Timesnusantara.com – KUKAR. Keikutsertaan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun ini kembali mencatatkan prestasi membanggakan.
Meskipun tak lagi menyandang gelar juara umum, Kukar berhasil mengamankan posisi kedua dengan dukungan penuh dari seluruh kecamatan.
Camat Tenggarong, Sukono, mengapresiasi perolehan tersebut dan menilai capaian Kukar bukan sekadar soal peringkat, tetapi lebih pada peningkatan kualitas para peserta, khususnya dari Kecamatan Tenggarong.
“Banyak bibit baru yang mulai muncul dan menunjukkan potensi di bidang MTQ. Ini menjadi sinyal positif untuk pembinaan ke depan,” ujarnya pada Selasa (5/8/2025).
Ia menyebutkan bahwa pembinaan yang konsisten menjadi kunci agar Kukar terus melahirkan qari dan qariah terbaik.
Oleh sebab itu, dukungan terhadap program pelatihan yang digagas Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) akan terus dikuatkan, terutama menjelang MTQ tingkat Kabupaten Kukar yang dijadwalkan berlangsung di Tenggarong pada 11 hingga 19 Oktober mendatang.
“Harapan kami, tidak hanya dari Tenggarong, tapi juga dari wilayah lain seperti Tenggarong Seberang, pembinaan ini bisa diperluas dan diperkuat, sesuai dengan arahan Bupati,” katanya.
Tenggarong sebagai tuan rumah MTQ Kukar 2025 akan menggelar rapat koordinasi bersama LPTQ untuk menyusun langkah-langkah teknis dan strategi pembinaan yang lebih terarah.
Sukono menjelaskan saat ini juga masih sangat perlu melakukan kolaborasi lintas pihak agar persiapan berjalan matang dan hasilnya optimal.
“Rapat lanjutan akan digelar besok. Kami ingin pola pembinaan dari MTQ provinsi bisa diterapkan juga di tingkat kabupaten,” tambahnya.
Dalam seleksi menuju MTQ provinsi, Sukono menyebutkan cukup banyak peserta dari Tenggarong yang turut ambil bagian. Dari total 58 peserta yang lolos di tingkat kabupaten, sekitar 25 persen berasal dari Tenggarong.
“Jumlah pastinya saya tidak ingat, tapi yang jelas kontribusi Tenggarong cukup besar dalam formasi kafilah Kukar,” jelasnya.
Terakhir, evaluasi internal LPTQ saat ini juga telah menunjukkan nilai akhir peserta Kukar pada MTQ tahun ini mengalami lonjakan signifikan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Ini bukti bahwa kualitas kita terus meningkat. Walaupun belum juara satu, ada progres nyata dari sisi nilai dan kompetensi,” tutupnya.
