Bagikan 👇

Timesnusantara.com Samarinda — Program Gratispol yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai menunjukkan dampak nyata bagi pelajar hingga mahasiswa di berbagai jenjang.

Skema bantuan biaya pendidikan dari SMA hingga S3 ini menjadi angin segar bagi banyak keluarga yang selama ini terbebani biaya sekolah dan kuliah.

Salah satu penerima manfaatnya adalah Awalia Rahman, mahasiswi Informatika Universitas Mulawarman. Ia mengaku merasakan langsung perubahan signifikan setelah terdaftar sebagai penerima program tersebut.

Menurut Awalia, biaya kuliah yang sebelumnya cukup berat bagi keluarganya kini jauh lebih ringan karena komponen biaya pokok sudah ditanggung oleh Gratispol.

“Biaya kuliah pokok yang dulu cukup memberatkan, sekarang sudah ditanggung program. Saya bisa lebih fokus belajar tanpa khawatir soal pembayaran,” ungkapnya.

Meski masih ada beberapa kebutuhan tambahan di luar biaya pokok yang harus dipenuhi secara mandiri, Awalia menilai beban itu jauh lebih kecil dibanding sebelum mendapatkan bantuan.

Ia menyebut program ini sangat membantu mahasiswa dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

“Orang tua saya tidak lagi harus menyiapkan biaya semester yang besar. Dampaknya sangat terasa bagi keuangan keluarga,” ujarnya.

Awalia menambahkan, stabilitas keuangan keluarganya kini lebih terjaga dan perencanaan kebutuhan pun menjadi lebih mudah karena tidak lagi terbebani biaya pendidikan tinggi setiap semester.

Dengan semakin banyaknya mahasiswa yang menerima manfaat serupa, program Gratispol dinilai menjadi salah satu langkah strategis Pemprov Kaltim dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah.

Editor : RF
Penulis : Dani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *