Bagikan 👇

Timesnusantara.com – SAMARINDA – Arus investasi diyakini sebagai salah satu penggerak utama dalam membuka lapangan kerja dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, investasi yang masuk harus berkualitas dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Andi Saharuddin, menegaskan pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif melalui kepastian regulasi, transparansi perizinan, dan pelayanan publik yang cepat. Menurutnya, investor akan melirik daerah yang memberikan rasa aman secara hukum serta kemudahan berusaha.

“Investasi itu seperti air. Dia akan mengalir ke tempat yang paling ramah dan pasti. Tugas kita menciptakan kondisi yang mendukung, bukan malah menghambat dengan birokrasi berbelit atau pungli,” kata Andi Saharuddin, Sabtu 14 Juni 2026.

Ia menjelaskan, masuknya investasi yang tepat akan memicu efek domino ke berbagai sektor. Mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal, tumbuhnya UMKM pendukung, peningkatan PAD, hingga alih teknologi yang meningkatkan kualitas SDM Samarinda.

Karena itu, Andi Saharuddin mendorong pemerintah kota untuk lebih agresif mempromosikan potensi daerah, mulai dari sektor jasa, perdagangan, pariwisata, hingga industri pengolahan. Selain itu, infrastruktur pendukung seperti jalan, listrik, dan internet juga harus dibenahi agar investor tidak ragu menanamkan modal.

Ia menambahkan, investasi yang didorong bukan sekadar soal jumlah, melainkan kualitas. Prioritas harus diberikan kepada investasi yang menyerap banyak tenaga kerja, ramah lingkungan, dan bermitra dengan pelaku usaha lokal.

“Kalau investasi tumbuh, peluang usaha dan pekerjaan untuk warga Samarinda otomatis terbuka lebar. Di situ peran pemerintah dan DPRD untuk memastikan semua berjalan adil dan berkelanjutan,” tutupnya.

DPRD Kota Samarinda menyatakan komitmennya mengawal kebijakan yang mempermudah investasi sekaligus melindungi kepentingan masyarakat dan lingkungan.

Editor : RF
Sumber : A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *