Bagikan 👇

Timesnusantara.com – SAMARINDA – Gelombang ekonomi kreatif di Kota Samarinda menunjukkan tren yang terus menanjak. Sektor ini dinilai menyimpan potensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Romadhony Putra Pratama, menyebut pelaku ekonomi kreatif saat ini membutuhkan dukungan yang lebih konkret agar bisa naik kelas. Mulai dari akses permodalan, pelatihan manajemen usaha, hingga perluasan pasar digital.

“Kreativitas warga Samarinda itu luar biasa. Dari fesyen, kuliner, kriya, musik, film, sampai konten digital. Kalau dikelola serius, ini bisa jadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang tidak kalah dengan sektor konvensional,” ujar Romadhony, Sabtu 14 Juni 2026.

Menurutnya, ekonomi kreatif punya keunggulan karena bertumpu pada ide dan inovasi, bukan semata sumber daya alam. Artinya, siapapun bisa terlibat asal punya gagasan dan mau berkolaborasi. Sektor ini juga terbukti tangguh karena mampu beradaptasi cepat dengan perubahan tren dan teknologi.

Romadhony mendorong pemerintah kota untuk memperkuat kolaborasi dengan komunitas kreatif, kampus, dan sektor swasta. Bentuknya bisa berupa fasilitasi ruang pamer, festival tahunan, inkubasi bisnis, hingga pendampingan sertifikasi HAKI agar karya anak muda Samarinda terlindungi.

Ia juga menekankan pentingnya ekosistem yang sehat: kemudahan perizinan, infrastruktur internet yang stabil, dan promosi terintegrasi lewat platform digital. Dengan begitu, produk kreatif Samarinda tidak hanya laku di pasar lokal, tetapi juga menembus pasar nasional bahkan ekspor.

“Kalau dukungan tepat sasaran, ekonomi kreatif bukan lagi pelengkap. Ia bisa menjadi salah satu kekuatan utama pembangunan Samarinda ke depan,” tutup Romadhony.

DPRD Kota Samarinda menyatakan siap mengawal kebijakan dan alokasi anggaran yang berpihak pada penguatan ekosistem ekonomi kreatif di kota ini.

Editor : RF
Sumber : A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *