Bagikan 👇

Timesnusantara.com – SAMARINDA – Pembangunan kota yang berkelanjutan tidak akan terwujud tanpa kesadaran kolektif warga dalam menjaga lingkungan. Kebersihan dan kelestarian bukan sekadar urusan dinas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Sinar Alam, menegaskan bahwa sehebat apapun program pemerintah, hasilnya akan setengah jalan bila tidak didukung partisipasi aktif masyarakat. Mulai dari hal kecil seperti tidak buang sampah sembarangan hingga ikut merawat ruang terbuka hijau di sekitar rumah.

“Kita sering menuntut kota yang bersih dan nyaman, tapi lupa bahwa kota itu ya kita sendiri. Lingkungan yang bersih dan sehat ini investasi jangka panjang. Yang menikmati bukan kita saja, tapi anak cucu kita,” kata Sinar Alam, Sabtu 14 Juni 2026.

Menurutnya, partisipasi warga menjadi kunci efektivitas program lingkungan. Gotong royong bersihkan selokan, memilah sampah dari rumah, hingga melaporkan tumpukan liar, semua punya dampak langsung pada kualitas hidup di perkotaan.

Untuk menanamkan kebiasaan itu, Sinar Alam mendorong penguatan edukasi lingkungan sejak dini. Sekolah, karang taruna, majelis taklim, hingga komunitas hobi bisa jadi ujung tombak kampanye hidup bersih. Anak-anak yang terbiasa peduli lingkungan akan tumbuh menjadi warga yang bertanggung jawab.

Editor : RF
Sumber : A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *