Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR – Realisasi investasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencapai Rp4,8 triliun hingga triwulan III 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar terus mendorong peningkatan investasi sekaligus menyiapkan strategi hilirisasi untuk memperkuat nilai tambah produk unggulan daerah.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar, Sri Ridayani, mengatakan capaian tersebut berdasarkan laporan kegiatan penanaman modal dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar.

Menurutnya, investasi di Kukar selama ini masih didominasi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit. Namun, ke depan, pemerintah daerah berupaya mendorong pengembangan industri pengolahan agar potensi sumber daya alam tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah.

“Target investasi tahun ini kurang lebih Rp16 triliun. Untuk mencapainya, kami juga mendorong pengembangan sektor non-ekstraktif melalui hilirisasi,” ujarnya Jumat (15/10/2026).

Sri menjelaskan, hilirisasi menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah. Salah satunya melalui pengolahan kelapa sawit menjadi berbagai produk turunan yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) menjadi minyak goreng merupakan salah satu contoh hilirisasi. Selain itu, produk turunan sawit juga berpotensi dikembangkan menjadi bahan baku kosmetik dan berbagai produk olahan lainnya.

Menurutnya, pengembangan hilirisasi tersebut masih memerlukan pemetaan potensi wilayah, sumber daya, serta peluang industri yang dapat dikembangkan sesuai karakteristik daerah.

“Kami sedang mengupayakan pemetaan untuk melihat potensi yang bisa dikembangkan ke depan, sehingga hilirisasi dapat berjalan dan memberikan nilai tambah bagi daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan industri hilir juga penting untuk mengantisipasi ketergantungan terhadap sektor ekstraktif, seperti pertambangan batu bara, yang memiliki keterbatasan sumber daya.

Melalui strategi tersebut, Pemkab Kukar berharap struktur perekonomian daerah semakin beragam, investasi dapat terus tumbuh, dan komoditas lokal mampu menghasilkan produk bernilai tambah.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari arah pengembangan ekonomi Kukar agar tidak hanya bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga memperkuat industri pengolahan dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (Adv)

Editor : RF
Sumber : AND

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *