Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menjajaki peluang kerja sama dengan investor pihak ketiga untuk merealisasikan pembangunan fasilitas perdagangan di daerah.

Kepala Disperindag Kukar, Burhanuddin, mengatakan bahwa saat ini rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan investor yang bersedia berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Sejumlah calon investor telah ditemui dan diajak berdiskusi, termasuk melalui komunikasi yang difasilitasi Wakil Bupati Kukar.

Menurutnya, terdapat beberapa calon investor yang menunjukkan ketertarikan. Namun, masing-masing memiliki tawaran dan skema kerja sama yang berbeda. Ada investor yang menawarkan pembebasan lahan sekaligus pembangunan dari awal, sementara pemerintah daerah menginginkan pola kerja sama dengan menyiapkan lahan dan pembangunan dilakukan oleh pihak investor.

“Ini masih tahapan mencari investor pihak ketiga yang bisa melaksanakan pembangunan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Beberapa investor sudah ditemui, tetapi masing-masing memiliki pola kerja sama yang berbeda,” jelas Burhanuddin Selasa (3/11/2026).

Ia menyebutkan, salah satu calon investor yang sedang dijajaki merupakan pihak yang telah memiliki pengalaman membangun fasilitas serupa di sejumlah daerah, di antaranya kawasan Perahu dan Batu Licin, serta beberapa lokasi di Sulawesi.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan untuk melihat peluang kerja sama, termasuk menentukan skema yang paling memungkinkan diterapkan di Kukar.

Burhanuddin menjelaskan, komunikasi dengan calon investor masih terus diupayakan. Pertemuan lanjutan sebenarnya telah beberapa kali direncanakan, tetapi belum terlaksana karena adanya penyesuaian jadwal dari masing-masing pihak.

Sebelumnya, agenda pertemuan sempat tertunda karena Wakil Bupati Kukar memiliki kegiatan di Jakarta, sementara calon investor sedang melakukan perjalanan ke Sulawesi untuk meninjau kegiatan pembangunan di daerah tersebut.

Pertemuan kembali direncanakan dalam waktu dekat. Namun, agenda tersebut masih menyesuaikan kesibukan masing-masing pihak, termasuk kegiatan Disperindag Kukar di Sangatta.

Terkait rencana lokasi pembangunan, Burhanuddin menyebutkan bahwa kawasan sekitar DAS sempat menjadi salah satu alternatif yang dibicarakan bersama Wakil Bupati Kukar. Meski demikian, lokasi tersebut belum ditetapkan dan masih membutuhkan kajian lebih lanjut.

Menurutnya, diperlukan survei teknis untuk memastikan kelayakan lokasi, termasuk kondisi lahan dan kesesuaiannya dengan kebutuhan pembangunan yang akan dilaksanakan oleh investor.

“Kalau untuk lokasi, memang masih perlu survei kembali. Kita harus melihat secara teknis bagaimana kondisi dan posisi lahannya, serta menyesuaikannya dengan kebutuhan pihak ketiga yang nantinya akan membangun,” ungkapnya.

Pemkab Kukar berharap penjajakan dengan sejumlah calon investor tersebut dapat menghasilkan pola kerja sama yang saling menguntungkan, sehingga rencana pembangunan fasilitas perdagangan dapat direalisasikan tanpa sepenuhnya membebani anggaran daerah. (Adv)

Editor : RF
Sumber : AND

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *