Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen mendukung pengembangan seni dan budaya daerah melalui fasilitasi bantuan bagi kelompok dan sanggar seni. Meski menghadapi penyesuaian anggaran, seluruh proposal bantuan yang diajukan masyarakat tetap diterima dan diproses sebagai bahan pertimbangan untuk pelaksanaan program berikutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengatakan kebijakan efisiensi anggaran berdampak terhadap pelaksanaan sejumlah program, termasuk bantuan untuk kelompok seni budaya. Namun, penyesuaian tersebut tidak menghilangkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung aktivitas dan pengembangan kesenian di Kukar.

Menurutnya, proposal yang telah diajukan oleh kelompok seni tetap dikompilasi dan diteruskan kepada bidang terkait untuk dilakukan verifikasi.
Dengan demikian setiap usulan masyarakat dapat terdokumentasi dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program serta pengalokasian anggaran berikutnya.

Heriansyah menegaskan, Disdikbud Kukar tidak menetapkan pembatasan kuota bagi sanggar seni budaya yang ingin mengajukan bantuan. Persyaratan utama yang harus dipenuhi adalah sanggar tersebut telah terdaftar secara resmi dan memiliki Nomor Induk Kebudayaan (NIK).

“Tidak ada batasan kuota. Hal terpenting, sanggar tersebut sudah terdaftar dan memiliki Nomor Induk Kebudayaan. Seluruh sanggar yang memenuhi persyaratan akan kita perhatikan dan upayakan agar mendapatkan bantuan,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).

Ia menjelaskan, jumlah proposal yang diterima masih terus bertambah seiring adanya pengajuan dari berbagai kelompok seni di wilayah Kukar. Karena itu, Disdikbud tetap membuka kesempatan bagi sanggar untuk menyampaikan proposal sekaligus memastikan kelengkapan administrasi setiap usulan.

Apabila masih terdapat persyaratan yang belum terpenuhi, kelompok seni yang bersangkutan akan diminta melengkapinya agar proses verifikasi dapat berjalan sesuai ketentuan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan bantuan diberikan secara tertib dan tepat sasaran.
Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Kukar berharap kelompok seni budaya tetap memiliki kesempatan untuk berkembang dan mempertahankan aktivitas berkesenian di tengah keterbatasan anggaran. Dukungan terhadap sanggar seni dinilai penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi, kreativitas, serta kekayaan budaya lokal.

“Kami terus berupaya agar usulan masyarakat tetap terakomodasi sehingga ketika kondisi keuangan daerah memungkinkan, program bantuan dapat kembali direalisasikan sesuai skala prioritas dan ketentuan yang berlaku,” tutupnya. (Adv)

Editor : RF
Sumber : AND

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *