Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan terus di Pantau oleh Komisi II DPRD Kaltim terkait kinerja yang ada untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Timur.

Nidya Listiyono selaku Ketua Komisi II DPRD Kaltim mengatakan, Komisi II telah memanggil sejumlah BUMD, untuk membahas rencana bisnis yang akan dilakukan.

“Kami nantinya akan undang (panggil) semua (perusda) bergantian, mengevaluasi serta merumuskan peluang bisnis yang bisa digarap,” ucapnya.

PT. Migas Mandiri Pratama (MMP) juga telah dipanggil untuk mengevaluasi serta melihat program-program yang dicanangkan ke depan dalam hal peningkatan PAD.

Edy Kurniawan selaku Direktur PT.MMP mengatakan, pembahasan ini terkait perkembangan bisnis PT.MMP dan pendapatan PT.MMP tak lupa juga penyampaian progress PT.MMP yang sudah mengikuti berdasarkan peraturan dan kinerja PT.MMP.

Listiyono menjelaskan, perwakilan BUMD yang telah dipanggil diminta untuk membeberkan data perusahaan, baik data pemasukan dan penanaman modal.

“PT MMP misalnya, data lengkap dibawa, laporan keuangan perusahaan dibuka oleh jajaran direktur,” ucapnya.

Ia menyebut, kinerja perusda memang terus disorot publik. Namun, pihaknya harus menilai secara objektif, berdasar data dan fakta yang ada. Tidak hanya evaluasi rencana bisnis kedepan, tapi juga sebesar apa kontribusinya terhadap kas daerah selama 5 tahun terakhir. Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *