Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Peluang bisnis di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) apabila ditelisik sebenarnya sangatlah banyak.

Namun, potensi yang tinggi tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Perusahaan Daerah (Perusda) setempat

Hal itu diutarakan oleh Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. Karena melihat Sumber Daya Alam (SDA) berlimbah Kaltim, perlu dikelola dengan baik, agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya lihat Pemprov Kaltim dan Perusda Kaltim sepertinya tidak bisa menangkap peluang bisnis di daerah sendiri. Bahkan tidak dilirik sama sekali,” paparnya.

Sapto melanjutkan, kesempatan dalam mengelola bisnis yang tinggi di Kaltim akhirnya luput, dikarenakan terlebih dahulu telah dikelola oleh pihak swasta. Seperti, Pelabuhan Kariangau.

“Pelabuhan tersebut seharusnya aset milik Pemprov Kaltim. Tetapi faktanya, hasil pengelolaan justru masuk ke pusat. Beberapa persen angkanya pun dikelola pusat, sedangkan itu aset kita,” ujarnya. 

Tak lupa, Ia mendesak Pemprov Kaltim untuk memberikan tindangan dengan bukti nyata, upaya-upaya dalam rangka tingkatkan PAD Benua Etam.

Ia pun menghimbau dengan tegas kepada Pemprov Kaltim untuk memberikan bukti nyata, dengan tindakan secara langsung untuk meningkatkan PAD.

“Kita tidak akan bisa menambah PAD kaau peluang bisnis banyak tidak dimanfaatkan. Saya minta kepada Pemprov Kaltim kedepannya untuk memberikan tindakan nyata, tidak hanya sekedar kata-kata,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *