Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur.

Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), penggunaan bahasa daerah terus dimasifkan. Agar bahasa daerah tetap eksis, salah satu cara melestarikannya adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, tak dipungkiri hadirnya IKN di Kaltim akan membuat masyarakat Kaltim berkembang, oleh karena itu, ia harapkan masyarakat Kalimantan Timur tetap jaga bahasa daerah yang dimiliki.

“Banyak guru yang berada di daerah bisa untuk mengajarkan pendidikan itu, tapi karena tidak ada dasar untuk mengajarkan sehingga tidak diajarkan di sekolah-sekolah. Padahal, sebagai bangsa yang beragam, kita juga menjunjung tinggi ke arifan lokal, bahasa di Kalimantan juga harus dijunjung tinggi,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Disamping itu, ia menilai kehadiran IKN di Kaltim tentunya akan membuat budaya lama bercampur dengan budaya yang baru. Maka, sudah sepatutnya budaya yang ada tetap dijaga. Kata Samsun.

“Justru dari berbagai macam keberagaman Bangsa Indonesia itulah yang harus kita pertahankan, supaya menjadi kuat, jadi satu kesatuan Indonesia tanpa mengurangi peran penting Bahasa Indonesia,” ujarnya

Ia memgapresiasi langkah yang dilakukan oleh pemerintah sudah tepat. Sehingga ia berharap kepada Bahasa nasional yang ada juga bisa diutamakan.

“Bahasa formal kita sudah ditetapkan, yaitu Bahasa Indonesia. Tapi tetap untuk menjaga dan melestarikan budaya Indonesia, kita harus menanamkan peserta didik kita bahasa lokal.” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *