Timesnusantra.com – Samarinda
Kota Tepian bersiap menyambut gelombang arus mudik masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Guntur beri tawaran solusi atasi kemacetan lalu lintas.
Perayaan Idul Fitri bagi segenap umat Islam, merupakan perayaan tahunan yang pastinya membawa gelombang arus mudik yang besar. Baik masyarakat yang masuk ke Kota Samarinda, maupun masyarakat yang keluar dari Kota Samarinda.
Sebagai informasi, masyarakat Kota Samarinda sendiri melalui perhitungan Sensus penduduk bedasarkan Year on Year (YoY), peningkatan penduduk bertambah 3. 465 jiwa dari total penduduk Samarinda di tahun 2020 yang berjumlah 827.994 jiwa, maka jumlah penduduk Samarinda di tahun 2021 sebanyak 831.460 jiwa.
Dengan luas wilayah Kota Samarinda sekitar 718 Km², membuat Kota Samarinda menjadi kota padat penduduk. Ditambah, posisi Kota Samarinda yang merupakan daerah penghubung antar Kab/Kota lainnya, seperti Kota Bontang, Kota Balikpapan dan Kab. Kubar, membuat Kota Samarinda juga sebagai kota transit.
Melihat ancaman kepadatan jumlah transportasi yang meningkat saat arus mudik, Guntur selaku Komisi III DPRD Kota Samarinda itu pun memberikan usulan agar kemacetan dapat diatasi pada saat arus mudik masyarakat.
“Kita dari komisi III mendorong dari Dishub (Dinas Perhubungan), agar bagaimana Samarinda bisa bebas dari kemacetan dari penduduk luar kota, seperti Balikpapan, Tenggarong, Bontang, Kutim untuk arus mudik ini ya terutama, juga soal berbelanja sembako dan kebutuhan lainnya” kata Guntur saat diwawancarai media ini, di gedung sekretariat DPRD Samarinda. Kamis (14/4/2023).
Terkait dengan usulan yang diberikan, politisi Demokrat itu menawarkan untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Hal ini diprioritaskan pada titik-titik jalan tertentu yang mengalami kemacetan.
“Mungkin bisa dilakukan rekayasa lalu lintas di beberapa jalur di Samarinda, yang tadinya macet mungkin bisa ada rekayasa jalur kendaraan,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini perlu swgera untuk dilakukan, mengingat perayaan Idul Fitri tinggal menunggu hari. Maka dari itu upaya-upaya tersebut perlu di lakukan secepat mungkin.
“Semuanya untuk menghindari macet, apalagi ini mendekati lebaran pasti lebih banyak lagi penduduknya,” tandasnya.
