Timesnusantra.com – Samarinda.
Anggota DPRD Samarinda, Shania Rizky Amalia gelar Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (SosRaperda) tentang Perlindungan dan Pendistribusian Produk Lokal UMKM ke Pasar Modern. di jalan Bedeng, RT. 18, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara. Jum’at (14/4/2023).
Menurutnya, SosRaperda yang dilaksanakan ini, merupakan bagian dari menampung semua aspirasi yang dibutuhkan untuk membentuk Perda yang berkualitas dan dapat menjadi acuan terhadap pelaku UMKM di Samarinda khsusnya di kelurahan Lempake.
“Ini bertujuan untuk melengkapi atau mengumpulkan data secara langsung ke masyarakat untuk nantinya kita saring dan dimasukan ke dalam rancangan Raperda ini,” ucapnya.
Setelah melakukan SosRaperda, Shania telah menerima dan mencatat apa yang menjadi masukan serta usulan dari masyarakat kelurahan Lempake salah satunya, ialah keinginan masyarakat untuk mendapat pembinaan tentang pengembangan produk lokal yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Nah mereka ingin ada tim khusus untuk membantu membina masyarakat di kelurahan ini dalam mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Peneyerapan aspirasi dan masukan terhadap Raperda tersebut, nantinya kata Shania, akan disampaikn kepada Panitia khusus (Pansus) II untuk kemudian akan ditindaklanjuti lebih dalam. Selain itu, tak lupa juga akan melakukan kordinasi dan hearing dengan dinas terkait, guna menyempurnakan Perda tersebut
“Nanti juga kita akan melakukan Hearing dengan dinas terkait untuk menyelaraskan apa yang sudah kita dapatkan di masyarakat dengan data yang ada di dinas terkait untuk sama-sama mencari solusi,” katanya.
Adapun usulan dari warga yaitu agar diberikan pelatihan dan pembinaan secara terus menerus. Sehingga, Ia meminta agar pembinaan tersampaikan dengan tepat sasaran. Tidak boleh lagi kata dia, perwakilan-perwakilan para produsen produk lokal, yang harus menghadiri, ialah para produsen yang benar-benar serius untuk meningkatkan pendapatannya.
“Harus tepat sasaran. Artinya, dalam satu kelurahan ini ada namanya kelompok usaha nah itu yang harus dilatih agar pelatihan itu lebih efektif,” tegasnya.
Maka dari itu, diri nya meminta kepada ketua-ketua RT di kelurahan Lempake, untuk mendata para kelompok tani atau masyarakat yang secara bersungguh-sungguh untuk membumikan produk lokal pada pasar-pasar modern.
Lebih lanjut, dari hasil data itu, Sahania mendorong masyarakat agar dapat mengajukan ke Dinas terkait untuk kemudian ditindaklanjuti dan difasilitasi berupa pembinaannya.
“Mekanisme sistemnya yaitu bottom-up, artinya dari bawah (Masyarakat) Kepada Pemerintah, dengan catatan, bagi mereka yang aktif dan memang berniat untuk berusaha” ujarnya.
Terakhir, Ia berarap pasa SosRaperda ini bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan Perda yang berkualitas serta bisa dirasakan secara langsung bagi warga agar dapat bisa membantu pertumbuhan ekonomi di kota Samarinda.
