Timesnusantara.com – Samarinda.
Samarinda masih memiliki beberapa masalah sosial yang masih terlihat sampai saat ini, seperti anak jalanan (anjal), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), kenakalan remaja dan lainnya.
Anggota komisi I DPRD Samarinda, Afif Rayhan Harun menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Sosial (Dinsos) masih belum maksimal mengatasi permasalahan sosial yang ada.
“Saya rasa belum, karena masih banyak terdapat remaja-remaja yang balapan liar ata mabuk-mabukan, tentunya ini akan berdampak negatif untuk kota kita,” katanya.
Kemudian, Afif mengungkapkan, Dinsos agar bisa memberikan wadah kepada remaja atau pemuda Kota Samarinda untuk tidak melakukan kegiatan yang bersifat negatif.
“Seperti adanya tempat untuk mereka, seperti hiburan dan lainnya agar kegiatan negatif itu bisa terminimalisir,” ucapnya.
Selanjutnya, Legislator Basuki Rahmat ini meminta kepada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) untuk melibatkan pemuda untuk berperan aktif dalam hal yang positif.
“Anak muda pasti mempunyai kreativitas dan bakat tetapi tidak difasilitasi, contoh seperti balapan liar, kita kan punya tempat sirkuit yang memang tempat yang disediakan untuk berkegiatan,” tutupnya.
