Bagikan 👇

Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husein menyoroti, pengendara motor di bawah umur yang sudah menjadi fenomena di masyarakat.

“Mulai di kota-kota besar hingga di pedesaan, tidak terkecuali di kota Samarinda kita kerap disuguhkan dengan maraknya pengguna kendaraan terutama motor di bawah umur,” ungkapnya.

Sebab itu, Sani menghimbau orang tua untuk menunda izin anak-anak mereka untuk menggunakan kendaraan pribadi ke sekolah.

“Karena dikhawatirkan anak-anak di bawah umur ini ketika menggunakan kendaraan pribadi ke sekolah memiliki risiko lebih tinggi mengalami kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengungkapkan saat ini sudah banyak alternatif transportasi umum yang tersedia di Samarinda cukup beragam, mulai dari angkutan kota (angkot), dan ojek online.

Politisi PKS itu berharap, segera ada langkah-langkah positif yang dilakukan pemerintah untuk meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor oleh anak-anak yang belum memenuhi syarat.

“Kita telah melakukan upaya untuk pengadaan bus sekolah, tapi masih belum detail semoga itu segera terealisasi,” Pungkasnya.

Penulis Dita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *