Bagikan 👇

Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Meningkatnya kasus bullying anak-anak di Kota Tepian, Sekretaris Komisi IV Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar menghimbau, agar penggunaan handphone di lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga perlu dibatasi, hal tersebut guna untuk mencegah potensi perundungan.

Sebagai upaya mengatasi hal tersebut, Deni mendorong pemerintah setempat untuk mengambil tindakan proaktif dalam menangani kasus bullying yang melibatkan handphone.

“Keterlibatan pemerintah dalam mengawasi penggunaan teknologi di kalangan generasi muda sangat penting, oleh karena itu pemerintah harus terlibat aktif dalam memberikan solusi,” ungkapnya.

Deni menilai, handphone akan menjadi senjata berbahaya jika tidak digunakan dengan bijak, khususnya dikalangan pelajar. Karena itu, Ini perlu langkah-langkah konkret untuk mencegah dan menangani kasus-kasus bullying yang melibatkan teknologi.

“Kita harus bijaksana mengawasi dampak digitalisasi terhadap anak-anak kita,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu, berharap pemerintah setempat dapat segera bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif teknologi.

Penulis Dita

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *