Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda. Pampang Cultural Park di Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi destinasi wisata unggulan yang menghadirkan keindahan budaya suku Dayak bagi para wisatawan. Dikenal sebagai pusat budaya yang menampilkan tradisi Dayak Kenyah, tempat ini menawarkan kesempatan langka bagi pengunjung untuk menyaksikan langsung upacara adat, tarian tradisional, dan kerajinan khas yang diwariskan turun-temurun.

Setiap hari Minggu, Pampang Cultural Park dipenuhi pengunjung yang datang untuk menyaksikan pertunjukan tari adat yang dilakukan oleh warga Pampang. Tarian khas seperti Hudoq, yang menampilkan penari dengan topeng kayu unik dan kostum khas, menjadi daya tarik utama. Selain tarian, pengunjung juga dapat melihat keindahan rumah adat Dayak yang disebut Lamin. Rumah panjang ini dihiasi ukiran khas dan ornamen warna-warni yang melambangkan nilai-nilai budaya Dayak.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi mengatakan, bahwa Pampang Cultural Park merupakan salah satu destinasi yang sangat penting bagi pelestarian budaya Dayak. “Kami berupaya menjadikan Pampang sebagai ikon wisata budaya Kalimantan Timur yang mendukung pemberdayaan masyarakat Dayak dan melestarikan tradisi yang menjadi bagian dari identitas budaya kami,” ujarnya.

Para pengunjung juga memiliki kesempatan untuk belajar lebih dalam tentang kehidupan masyarakat Dayak melalui kerajinan tangan yang dijual di sekitar kawasan ini, seperti manik-manik, anyaman, dan ukiran kayu. Produk-produk ini tidak hanya menjadi cendera mata, tetapi juga bentuk dukungan nyata bagi ekonomi masyarakat lokal yang bergantung pada sektor pariwisata budaya.

Salah satu pengunjung mengungkapkan rasa kagumnya terhadap Pampang Cultural Park. “Sangat menarik bisa melihat langsung kebudayaan Dayak yang begitu kaya dan beragam. Pengalaman ini membuka mata kami untuk lebih menghargai budaya asli Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mengembangkan Pampang Cultural Park sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dan tetap mempertahankan keaslian budaya lokal. Dengan upaya ini, Pampang Cultural Park diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada dunia. Destinasi ini juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan warisan budaya leluhur mereka.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *