Timesnusantara.com – Samarinda. Pasar Citra Niaga di Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi salah satu pusat perbelanjaan dan wisata seni yang tak hanya menawarkan produk lokal khas Samarinda, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat setempat. Dibangun pada tahun 1980-an, pasar ini dirancang dengan konsep yang unik, menggabungkan area belanja, ruang seni, dan area terbuka yang sering digunakan untuk berbagai acara kebudayaan.
Pasar Citra Niaga dikenal sebagai tempat berburu oleh-oleh khas Kalimantan Timur, seperti kain tenun Samarinda, kerajinan tangan, manik-manik, ukiran kayu, serta berbagai produk seni lainnya. Pasar ini juga menjadi lokasi yang ideal bagi para pengunjung yang ingin membeli cendera mata dengan harga yang bervariasi. Selain produk lokal, suasana pasar yang artistik, dengan mural dan ornamen khas, menciptakan pengalaman belanja yang berbeda dari pasar-pasar tradisional lainnya.
Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang tertarik mengunjungi Citra Niaga karena tempat ini menyimpan keunikan tersendiri.
“Citra Niaga menawarkan produk yang otentik dan asli buatan lokal. Para wisatawan sangat suka berbelanja di sini karena bisa langsung bertemu dengan para perajin dan melihat karya-karya seni yang dibuat dengan tangan,” ujar salah satu pedagang di pasar tersebut.
Seiring waktu, pemerintah Kota Samarinda terus berupaya mengembangkan dan memperindah kawasan Citra Niaga agar lebih menarik bagi wisatawan.
Andi Harun selaku Walikota Samarinda menyampaikan tahun ini, berbagai acara seni seperti pameran lukisan, pertunjukan musik, dan festival kuliner lokal sering diadakan di Citra Niaga untuk meningkatkan daya tarik pasar ini.
“Kami ingin Citra Niaga menjadi destinasi wisata budaya dan ekonomi kreatif yang unggul di Samarinda. Dengan demikian, kawasan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga nilai seni dan budaya lokal,” ungkapnya.
Masyarakat sekitar menyambut baik perhatian pemerintah terhadap Citra Niaga, karena pasar ini menjadi sumber penghasilan utama bagi banyak pedagang dan perajin. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang, roda ekonomi masyarakat pun terus berputar.
Salah seorang pengunjung mengungkapkan, “Berbelanja di Citra Niaga terasa berbeda. Tidak hanya belanja, tetapi kita juga bisa belajar banyak tentang budaya dan seni Kalimantan.”
Pasar Citra Niaga diharapkan dapat terus berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif dan menjadi simbol keberagaman budaya di Kalimantan Timur. Melalui kawasan ini, Samarinda bukan hanya menjadi kota perdagangan, tetapi juga kota yang kaya akan seni, budaya, dan kreativitas yang terus menginspirasi masyarakat serta wisatawan.
