Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Demi memaksimalkan kesiapan atlet Kalimantan Timur dalam menghadapi Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra POPNAS) 2024, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim mengambil langkah tegas dengan membatasi penggunaan gadget selama pemusatan latihan. Kebijakan ini bertujuan agar para atlet bisa fokus sepenuhnya pada latihan dan persiapan tanpa gangguan dari perangkat elektronik.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengungkapkan bahwa penggunaan gadget selama pemusatan latihan akan dibatasi guna menghindari gangguan yang dapat mengurangi kualitas latihan.

“Fokus adalah kunci utama untuk meningkatkan performa atlet. Gadget yang tidak terkendali bisa mengalihkan perhatian mereka dari tujuan utama—yaitu berlatih dengan maksimal dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk kompetisi,” ujar Rasman, Rabu (13/11/2024).

Kebijakan ini berlaku ketat di seluruh program pemusatan latihan, yang bertujuan agar para atlet dapat memusatkan perhatian mereka pada tiga aspek penting: kebugaran fisik, penguasaan teknik, dan pembinaan mental. Rasman menegaskan bahwa gangguan dari media sosial atau aplikasi hiburan bisa merusak fokus yang dibutuhkan atlet selama sesi latihan.

“Dalam latihan, setiap detik sangat berharga. Dengan membatasi akses pada gadget, kami berharap atlet bisa benar-benar fokus, baik saat latihan fisik maupun pengembangan mental. Latihan tanpa gangguan eksternal akan jauh lebih efektif,” tambah Rasman.

Selain pembatasan gadget, Dispora Kaltim juga memperkenalkan pendekatan latihan yang lebih terstruktur dan terfokus. Hal ini termasuk jadwal yang ketat dan sistem pelatihan yang mendalam untuk mengasah ketahanan mental atlet. Rasman menekankan bahwa kesiapan fisik saja tidak cukup untuk menghadapi kompetisi yang ketat di Pra POPNAS; atlet juga harus memiliki mental yang kuat.

“Pelatihan yang kami jalankan tidak hanya meningkatkan kekuatan fisik, tetapi juga membangun mentalitas juara. Para atlet harus siap menghadapi tekanan selama pertandingan dengan fokus tinggi, serta kemampuan untuk mengatasi berbagai tantangan,” jelasnya.

Dalam proses ini, Dispora Kaltim juga menyoroti pentingnya peran pelatih dalam menjaga kedisiplinan dan fokus atlet. Pelatih diharapkan dapat memberi arahan yang jelas serta memastikan atlet tidak terganggu oleh faktor eksternal, termasuk penggunaan perangkat elektronik pribadi.

“Kami mempercayakan pelatih untuk memantau atlet dengan seksama, memastikan latihan berjalan sesuai rencana tanpa gangguan. Dengan disiplin yang tinggi, kami yakin atlet Kaltim dapat mencapai hasil terbaik di Pra POPNAS,” ungkap Rasman.

Dengan penerapan kebijakan pembatasan gadget yang ketat, Dispora Kaltim berharap atlet dapat mengoptimalkan latihan mereka, baik dalam aspek fisik, teknik, maupun mental. Persiapan yang matang akan menjadi modal penting bagi para atlet untuk menghadapi tantangan di Pra POPNAS 2024 dan memberikan yang terbaik untuk Kalimantan Timur.

“Langkah ini diharapkan tidak hanya mencetak atlet berprestasi fisik, tetapi juga individu yang mentalnya tangguh dan siap bersaing di level tertinggi,” tutup Rasman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *