Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Festival budaya tahunan, Kemilau Kaltim Fest 2024, resmi dibuka pada Kamis malam, 14 November 2024, bertempat di Gor Kadrie Oening Sempaja, Samarinda. Acara yang sangat dinantikan ini menyuguhkan beragam aktivitas yang menggambarkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki oleh Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Dengan melibatkan sepuluh kabupaten/kota serta komunitas seni dan budaya setempat, festival ini diselenggarakan di dua lokasi utama: Gor Kadrie Oening Sempaja dan Creative Hub Temindung. Festival ini bertujuan untuk memperkenalkan karya-karya unggulan dari berbagai daerah di Kaltim kepada masyarakat luas.

Awang Khalik, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kaltim dan koordinator acara, menekankan pentingnya festival ini sebagai sarana untuk mengapresiasi budaya lokal serta mendorong kreativitas anak bangsa.

“Kemilau Kaltim Fest 2024 bukan hanya sekadar ajang hiburan. Ini adalah bentuk penghargaan terhadap budaya serta karya kreatif dari pelaku seni dan UMKM lokal, yang sekaligus membuka peluang lebih besar bagi mereka untuk tampil di tingkat nasional,” ujar Awang.

Festival ini menampilkan beragam pertunjukan yang melibatkan berbagai elemen seni budaya, seperti konser musik, tarian tradisional, dan kompetisi seni yang diikuti oleh pelajar dari sekolah-sekolah di seluruh Kaltim. Tidak hanya itu, kegiatan edukatif juga digelar untuk memperkaya pengalaman peserta festival.

Selain pertunjukan seni, acara ini juga menyelenggarakan berbagai lomba dan aktivitas yang melibatkan pelajar, serta kegiatan lain yang mendukung semangat kebersamaan dan kreativitas.

Kemilau Kaltim Fest 2024 juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) lokal untuk memamerkan produk-produk unggulannya. Setiap produk yang dipamerkan telah melalui proses kurasi ketat guna memastikan kualitas dan keamanannya, dengan harapan dapat dikenal lebih luas di tingkat nasional.

“Produk-produk yang telah melalui kurasi ini akan memiliki peluang lebih besar untuk tampil dalam pameran tingkat nasional, yang tentunya akan membuka lebih banyak kesempatan bagi para pelaku UMKM,” tambah Awang.

Dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi kreatif, Dinas Pariwisata Kaltim menggandeng sektor perbankan untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku UMKM. Selain itu, Bank Indonesia juga dilibatkan untuk memberikan pembinaan terhadap kualitas produk yang dihasilkan.

Lebih dari sekadar festival, Kemilau Kaltim Fest 2024 diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata yang membawa manfaat ekonomi, tidak hanya bagi masyarakat lokal tetapi juga bagi wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara. Acara ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa kebanggaan terhadap kekayaan budaya Kaltim yang begitu beragam.

“Dengan adanya kolaborasi antara berbagai pihak, Kemilau Kaltim Fest 2024 menjadi simbol upaya bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah, sambil memajukan sektor ekonomi kreatif yang kini semakin berkembang pesat,” tandasnya.(ADV/DISPARKALTIM)

Penulis : Nurfa | Editor : Ekamandiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *