Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, bersama Wakil Gubernur Seno Aji dan sejumlah pejabat terkait, melakukan peninjauan langsung ke Sungai Mahakam pada Jumat (14/3/2025).

Langkah ini bertujuan untuk menilai kondisi infrastruktur jembatan serta menyusun rencana pengembangan kawasan tepian sungai menjadi waterfront city yang lebih modern dan estetis.

Salah satu perhatian utama dalam kunjungan ini adalah kondisi Jembatan Mahakam I, yang baru-baru ini mengalami insiden akibat hantaman tongkang di bagian bawahnya. Gubernur Rudy menekankan pentingnya memastikan keamanan jembatan bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa jembatan ini tetap aman digunakan. Meski secara kasatmata masih terlihat baik, investigasi lebih mendalam tetap diperlukan,” ungkapnya.

Selain aspek keamanan infrastruktur, Pemprov Kaltim juga berencana menata kawasan tepian Sungai Mahakam agar lebih menarik serta memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Tepian Sungai Mahakam, khususnya dari Selili hingga Jembatan Mahkota II, memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kami ingin menjadikannya kawasan waterfront city yang nyaman dan berkelas,” jelas Rudy Mas’ud.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim yang turut mendampingi kunjungan tersebut memastikan pihaknya siap menjalankan proyek ini.

“Kami akan melakukan kajian komprehensif sebelum memulai pembangunan agar hasilnya optimal,” ujar Kadis PUPR.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Kaltim untuk mempercepat pembangunan infrastruktur serta menjadikan Samarinda sebagai kota modern, hijau, dan ramah bagi warganya. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *