Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Upaya pemerataan pendidikan di Indonesia kembali mendapat angin segar. Kali ini melalui kehadiran program Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif dari Kementerian Sosial RI di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang ditujukan bagi anak-anak dari kalangan ekonomi lemah. Kota Samarinda pun turut ambil bagian sebagai salah satu wilayah yang akan menjadi lokasi uji coba program ini.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyampaikan apresiasinya terhadap rencana tersebut. Ia menilai Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis yang menjawab kebutuhan masyarakat yang hingga kini masih terhalang akses pendidikan karena persoalan biaya.

“Masih banyak anak-anak yang belum mengenyam pendidikan yang layak karena kendala ekonomi. Kehadiran Sekolah Rakyat akan membantu mereka mendapatkan hak dasarnya, yaitu pendidikan,” kata Novan, belum lama ini.

Program Sekolah Rakyat dirancang dengan sistem berbasis asrama. Tujuannya ialah untuk mengakomodasi siswa dari keluarga miskin agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya hidup dan transportasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin, sebelumnya menyebut bahwa pemerintah kota telah mengusulkan sebanyak dua hingga tiga kelas untuk jenjang SMP dan enam kelas untuk jenjang SD. Pengajuan tersebut kini tengah dalam proses evaluasi oleh kementerian terkait.

Terkait kesiapan daerah, Novan mengungkapkan bahwa lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Samarinda sudah tersedia. Kawasan Palaran disebut telah diajukan sebagai lokasi dan telah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat.

“Lahan di Palaran sudah disiapkan, dan informasinya sudah disetujui oleh kementerian terkait,” jelasnya.

Meski demikian, detail teknis terkait kurikulum, metode pengajaran, dan skema pelaksanaan masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat. Namun Novan tetap optimistis bahwa dengan dukungan berbagai pihak, program ini akan berjalan sesuai harapan.

“Turunan teknis memang belum keluar, tapi saya yakin ini akan segera dirampungkan. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci sukses program ini,” tutupnya. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *