Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Disdikbud Kukar) menetapkan penyelesaian masalah Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai program prioritas di tahun 2025 ini.

“Masalah sarana dan prasarana sekolah tetap jadi prioritas utama. Baik itu pembangunan fisik maupun pengadaan kebutuhan belajar-mengajar,” kata Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor.

Selain sarpras, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) guru juga jadi perhatian. Disdikbud Kukar telah menyiapkan berbagai pelatihan seperti Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk memperkuat kompetensi tenaga pengajar.

“Bimtek untuk guru tetap jalan. Tapi kita juga fokus ke peningkatan SDM siswanya. Salah satunya melalui program Sekolah Industri Google,” jelas Thauhid.

Program literasi dan numerasi pun menjadi bagian penting dalam peta jalan pendidikan Kukar. Hasilnya, capaian literasi di tingkat SMP sudah menunjukkan perkembangan baik, sementara SD masih terus dikejar.

“Rapat pendidikan jadi tolak ukur kita. Untuk SD masih perlu ditingkatkan. Tapi kalau SMP, sudah di jalur yang tepat,” ungkapnya.

Thauhid menegaskan, peningkatan rapat pendidikan akan terus dikejar sebagai indikator mutu pendidikan di Kukar secara nasional.

(Adv)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *