Timesnusantara.com — Samarinda. Pemkot Samarinda kini resmi mengelola Stadion Segiri, sebuah fasilitas olahraga berstandar FIFA yang diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD). Namun, dengan besarnya biaya operasional dan perawatan yang perlu dikelola, Pemkot Samarinda harus berhati-hati agar stadion ini tidak justru membebani anggaran daerah.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menyatakan bahwa meskipun pengelolaan stadion ini berpotensi besar, perlu adanya keseimbangan yang baik antara pemasukan dan pengeluaran agar tidak menimbulkan masalah keuangan.
Stadion Segiri, setelah menjalani renovasi besar dengan anggaran mencapai Rp81 miliar, kini kembali menjadi markas bagi tim Borneo FC dan dikelola langsung oleh Pemerintah Kota Samarinda. Kehadirannya tak hanya diharapkan menjadi sumber PAD, namun juga berperan dalam mengembangkan olahraga dan ekonomi daerah.
Menurut Abdul Rohim, stadion yang baru saja diperbarui ini tidak hanya akan berdampak pada pendapatan daerah, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Ia menyebutkan bahwa manfaatnya dapat dirasakan dalam berbagai sektor, termasuk olahraga dan ekonomi lokal.
“Stadion ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, baik dari sisi fasilitas maupun untuk mengembangkan bakat atlet lokal di Samarinda,” ujarnya, Minggu (20/4/2025).
Namun, meskipun stadion berpotensi menjadi sumber PAD yang penting, Abdul Rohim menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional untuk memastikan stadion ini tidak menjadi beban finansial bagi pemerintah daerah.
Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan stadion dengan baik dapat memberikan dampak positif yang besar, seperti halnya stadion di berbagai negara yang mampu menghasilkan pendapatan besar.
“Pengelolaan yang tidak tepat bisa membuat biaya operasional melebihi pemasukan. Oleh karena itu, manajemen yang profesional sangat penting agar stadion ini memberikan manfaat maksimal,” tegasnya.
Selain Stadion Segiri, Abdul Rohim juga menyampaikan bahwa DPRD Samarinda akan meninjau berbagai proyek infrastruktur lain yang saat ini memasuki tahap akhir pembangunan.
Ia mengingatkan pentingnya memastikan bahwa proyek-proyek tersebut berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Kami akan melakukan evaluasi untuk memastikan setiap proyek dengan anggaran besar benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tandasnya. (*)
