Timesnusantara.com — Samarinda. Komitmen legislatif untuk mendukung program prioritas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) yang baru terus menguat. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin, menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama agar pembangunan bisa langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Fuad menuturkan bahwa saat ini DPRD tengah merumuskan strategi agar arah kebijakan dewan dapat selaras dengan agenda besar yang digagas pemerintah provinsi.
“Yang utama adalah penyelarasan. Supaya program-program yang dijanjikan saat kampanye bisa benar-benar terlaksana dan tidak sebatas retorika,” ujarnya, Minggu (8/6/2025).
Ia menambahkan, harmonisasi antar lembaga merupakan prasyarat utama agar proses pembangunan berjalan optimal. Tanpa adanya koordinasi yang solid, menurutnya, sejumlah program berpotensi mengalami hambatan bahkan tumpang tindih.
“Kalau antara DPRD dan pemerintah daerah tidak berada dalam frekuensi yang sama, yang dirugikan tetap masyarakat. Tapi kalau sejalan, hasilnya akan jauh lebih terasa dan konkret,” jelas Fuad.
Perhatian besar juga diberikan pada sektor-sektor esensial seperti pendidikan, layanan kesehatan, dan pengembangan infrastruktur. Fuad merasa optimis bahwa dengan koordinasi yang matang dan eksekusi yang disiplin, program-program unggulan yang telah dijanjikan akan berjalan sesuai target dan kebutuhan publik.
“Sebagai bagian dari DPRD, kami siap mendukung sepenuhnya. Tapi tentu, kami juga menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh program benar-benar tepat sasaran dan tepat waktu,” pungkasnya. (Adv/dprdkaltim)
