Timesnusantara.com — Samarinda. Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), H Baba, menyampaikan dukungannya kepada generasi muda yang memilih jalur karier sebagai influencer. Meski demikian, ia mengimbau agar pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam perjalanan hidup mereka.
Fenomena anak muda, termasuk pelajar, yang kini lebih tertarik meniti karier di dunia digital dan konten kreator ketimbang melanjutkan pendidikan formal, menjadi perhatian serius dari legislator tersebut.
“Tidak salah jika mereka memilih menjadi influencer, apalagi jika bisa menghasilkan pendapatan. Tapi pendidikan harus tetap dijaga. Bisa saja sambil kuliah atau belajar,” ujar H Baba, Sabtu (14/6/2025).
Ia menekankan bahwa profesi influencer memang menjanjikan secara finansial dan memberikan fleksibilitas, namun tetap perlu dibarengi dengan peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan.
Sebagai seseorang yang pernah mengalami kesulitan ekonomi saat muda, H Baba pun mengenang masa di mana ia harus bekerja sembari bersekolah demi membiayai pendidikannya sendiri.
Ia menilai, bekerja tidak menjadi halangan asalkan tujuan jangka panjang untuk menyelesaikan pendidikan tetap dipegang teguh.
“Dulu saya juga harus bekerja sambil sekolah karena keadaan. Tapi saya tidak pernah menyerah untuk tetap belajar,” tuturnya.
Ia berharap para konten kreator muda di Kaltim tidak terpaku hanya pada ketenaran dan penghasilan dari media sosial, tetapi juga memiliki bekal pendidikan yang kuat sebagai fondasi masa depan.
“Kalau memang harus bekerja dulu, silakan saja. Tapi jangan sampai berhenti sekolah. Lanjutkan pendidikan saat ada kesempatan,” pesannya. (Adv/dprdkaltim)
