Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Harminsyah, mengajak para lulusan baru untuk tidak gentar menghadapi tuntutan pasar kerja yang kerap mensyaratkan pengalaman.

Menurutnya, klausa “minimal dua atau tiga tahun pengalaman kerja” dalam iklan lowongan seharusnya tidak dijadikan alasan untuk menyerah sebelum mencoba.

“Persyaratan pengalaman itu memang sering dicantumkan, tapi bukan berarti menjadi tembok penghalang. Masih banyak cara untuk meyakinkan perusahaan bahwa kita layak,” ungkap Harminsyah, Jum’at (11/7/2025).

Ia menilai bahwa banyak perusahaan mencantumkan syarat pengalaman sebagai bentuk penyaringan awal, namun kenyataannya tetap terbuka terhadap kandidat yang menunjukkan kemauan belajar dan potensi berkembang.

“Sering kali itu hanya sebatas formalitas dalam seleksi awal. Jangan langsung patah semangat. Kita harus aktif berkomunikasi dan membuktikan kapasitas diri,” lanjutnya.

Menurut Harminsyah, tidak semua jenis pekerjaan benar-benar mensyaratkan pengalaman kerja panjang. Posisi-posisi teknis seperti operator atau staf pelaksana masih terbuka lebar untuk pemula, berbeda halnya dengan posisi strategis seperti manajer atau spesialis yang memang menuntut rekam jejak profesional.

“Kalau yang dibutuhkan adalah operator atau tenaga teknis di lapangan, sering kali pelatihan singkat sudah cukup. Jadi anak muda tetap punya peluang besar,” ujarnya.

Ia mendorong para pencari kerja muda untuk lebih proaktif membangun jejaring, mengikuti pelatihan, dan berani melamar meski belum punya pengalaman formal.

“Jangan kalah sebelum berjuang. Kadang yang membedakan hanyalah keberanian untuk melangkah lebih dulu,” tutupnya. (Adv/dprdsamarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *