Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR. Pembangunan turap di kawasan tepi Sungai Mahakam kini sudah mencapai progres 60 persen.

Proyek yang ditangani Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Kartanegara (Kukar) ini tidak hanya berfungsi sebagai pengaman bantaran sungai, namun juga dikonsepkan untuk ruang terbuka hijau.

Kepala DPU Kukar, Wiyono, menjelaskan, nantinya turap tersebut akan disulap menjadi taman kota wisata yang mendukung aktivitas masyarakat.

“Progresnya sudah 65 persen. Konsepnya taman, agar bisa dimanfaatkan sebagai ruang publik yang nyaman,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini, pada Selasa (2/8/2025).

Wiyono menjelaskan bahwa, kehadiran taman ini akan melengkapi wajah kota Tenggarong sebagai ibu kota kabupaten. Melalui proyek pembangunan ini, kawasan tersebut digadang- gadang bisa menyaingi ikon kota lain seperti Teras Samarinda, dengan konsep khas Kukar.

Dengan pembangunan turap sekaligus taman kota, masyarakat akan memiliki ruang rekreasi baru yang aman, bersih, dan tertata. Hal ini juga sejalan dengan visi Pemkab Kukar dalam mempercantik tata ruang perkotaan.

Selain menambah estetika, proyek turap juga memiliki fungsi vital dalam menjaga keamanan lingkungan. Struktur turap akan melindungi tepian sungai dari abrasi, sehingga masyarakat sekitar dapat merasa lebih aman.

Wiyono berharap keberadaan ruang publik baru ini dapat menjadi tempat berkumpul, olahraga, maupun kegiatan seni budaya masyarakat.

“Kita ingin kota ini punya taman yang betul-betul hidup untuk warganya,” ucapnya.

Tata kota yang baik, lanjutnya, akan menunjang keberadaan Taman Tanjong yang lebih dulu dibangun. Kedua ruang publik ini diharapkan saling melengkapi sebagai ikon baru Tenggarong.

Dengan progres yang cukup apik, pihak kontraktor melalui DPU optimistis dengan pekerjaan rampung sesuai target pada akhir tahun.

“Bukan hanya selesai cepat, tapi juga harus kuat, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Wiyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *