Timesnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026. Berbagai aspek teknis dan pendukung pelaksanaan mulai dimantapkan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat panitia pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kaltim yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Rabu (23/9/2026).
Sekda Kukar sekaligus Ketua LPTQ Kukar Sunggono mengatakan, rapat tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi kesiapan panitia sekaligus memastikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan MTQ telah memiliki arah yang jelas.
“Yang pertama, kita mendengarkan laporan dari Sekretaris Umum yang mengikuti kegiatan MTQ tingkat nasional di Semarang. Kemudian mengevaluasi kinerja LPTQ kita, dan yang lebih penting mengevaluasi rencana kerja panitia pelaksanaan MTQ tingkat provinsi,” ujar Sunggono.
Menurutnya, laporan dari masing-masing koordinator bidang menunjukkan bahwa secara keseluruhan Kukar telah siap menjalankan perannya sebagai tuan rumah.
Dalam rapat tersebut, sejumlah hal yang sebelumnya masih dalam tahap pembahasan juga telah disepakati. Di antaranya terkait arena utama, maskot, logo, hingga tema MTQ tingkat Provinsi Kaltim.
“Hal-hal penting yang selama ini belum mencapai kata sepakat, seperti arena utama, maskot, logo, dan tema MTQ, sekarang sudah kita sepakati semua,” jelasnya.
Sunggono menambahkan, setelah sejumlah keputusan penting tersebut ditetapkan, panitia akan segera memasuki tahapan persiapan teknis dan fisik di lapangan.
Ia menargetkan, paling lambat 1 Oktober 2026 seluruh persiapan teknis mulai berjalan. Masing-masing bidang juga diminta menyiapkan kebutuhan sesuai tugas dan tanggung jawabnya.
“Insyaallah paling lambat 1 Oktober sudah running persiapan teknis dan persiapan fisik kegiatan yang harus kita laksanakan,” tegasnya.
Sementara itu, terkait lokasi arena utama, Sunggono menyebut pembahasan mengarah pada kawasan Stadion Rondong Demang. Namun, pengaturan teknis dan penataan lokasi masih akan dimatangkan oleh panitia.
Pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kaltim sendiri direncanakan berlangsung pada 3 hingga 10 Desember 2026 di Kabupaten Kukar.
Selain kesiapan sebagai tuan rumah, Pemkab Kukar juga telah melakukan persiapan terhadap kafilah yang akan mewakili daerah pada ajang tersebut.
Sunggono menyebut tahapan persiapan kafilah telah dimulai sejak awal 2026. Seleksi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan peserta yang sebelumnya mengikuti MTQ tingkat kecamatan maupun ajang MTQ lainnya.
“Persiapan kafilah Kukar sebenarnya sudah kita mulai sejak awal tahun 2026. Pada Januari kita sudah melaksanakan seleksi terbatas kepada peserta MTQ yang mengikuti MTQ tingkat kabupaten tahun lalu,” katanya.
Setelah itu, proses dilanjutkan melalui MTQ tingkat kecamatan. Para peserta yang dinilai potensial kemudian kembali mengikuti tahapan seleksi dan pemusatan pelatihan.
Tahapan tersebut dilakukan baik melalui pembinaan mandiri maupun pemusatan pelatihan, sebagai bagian dari upaya mempersiapkan kafilah Kukar secara maksimal.
Sunggono memastikan Kukar akan mengikuti seluruh cabang yang dipertandingkan dalam MTQ tingkat Provinsi Kaltim. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 58 cabang yang akan diikuti.
“Semua cabang kita ada, kurang lebih 58 cabang. Kita semua cabang ikut nanti,” ujarnya.
Dengan persiapan yang telah dilakukan sejak awal tahun serta pemantapan kepanitiaan saat ini, Pemkab Kukar berharap pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kaltim dapat berjalan lancar sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir di Kukar.
Pemkab Kukar juga terus mendorong koordinasi lintas perangkat daerah, panitia, serta seluruh pihak terkait agar setiap tahapan persiapan dapat dilaksanakan secara terukur dan tepat waktu. (Adv)
Editor : RF
Sumber : AND
