Timesnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat sebagai bekal untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui pelatihan keterampilan perbengkelan sekaligus pemberian bantuan sarana usaha kepada masyarakat Desa Sebemban, Kecamatan Muara Wis. Kegiatan pembekalan tersebut dilaksanakan pada Rabu (30/9/2026).
Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Fahriza, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan pembekalan kepada tenaga kerja mandiri, khususnya yang bergerak di sektor informal.
“Yang kami lakukan di Muara Wis ini merupakan pembekalan bagi tenaga kerja mandiri di sektor informal. Ada satu kelompok yang kami berikan pelatihan perbengkelan,” ujar Dendy.
Menurutnya, pelatihan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga didukung dengan pemberian sarana usaha berupa peralatan perbengkelan sepeda motor.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan menjadi kegiatan usaha yang produktif.
Dendy menjelaskan, kelompok penerima program tersebut terdiri atas 10 orang. Kelompok itu sebelumnya diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.
Sementara itu, Camat Muara Wis Fadhli Annur, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kukar, khususnya Distransnaker, yang telah mengakomodasi usulan masyarakat melalui Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 hingga dapat direalisasikan pada tahun ini.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, khususnya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja yang telah mengakomodasi usulan kami pada Musrenbang RKPD tahun 2024,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kegiatan pembekalan semata. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Termasuk bantuan peralatan bengkel yang diberikan, menurutnya, diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai modal awal dalam mengembangkan usaha perbengkelan di Desa Sebemban.
“Kepada seluruh peserta, ikutilah pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, jangan malu untuk bertanya dan teruslah belajar. Keterampilan merupakan modal yang sangat berharga untuk masa depan,” pesannya.
Pemkab Kukar berharap program peningkatan keterampilan dan dukungan sarana usaha tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi peserta, keluarga, serta masyarakat Desa Sebemban.
Melalui program serupa, pemerintah daerah terus mendorong masyarakat agar memiliki keterampilan yang relevan, mampu menciptakan usaha mandiri, dan pada akhirnya turut memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa. (Adv)
Editor : RF
Sumber : AND
