Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda – Gangguan pasokan listrik yang berlangsung berbulan-bulan di Samarinda mendapat sorotan tajam dari DPRD Kota Samarinda.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, meminta PLN memberikan kepastian dan kejelasan mengenai penyelesaian kerusakan pembangkit yang disebut menjadi penyebab utama terganggunya layanan listrik di Kota Tepian.

“Jangan hanya jelaskan kendala teknis saja. Masyarakat butuh kepastian kapan ini selesai. Harus ada langkah konkret dan target waktu yang jelas,” ujar Abdul Rohim.

Rohim menilai penjelasan mengenai kendala teknis harus disertai langkah konkret dan target penyelesaian yang jelas. Menurutnya, apabila kerusakan masih dapat diperbaiki, proses perbaikan perlu segera dilakukan. Namun, jika peralatan tidak lagi memungkinkan untuk digunakan, penggantian unit baru harus menjadi pertimbangan serius.

“Kalau masih bisa diperbaiki ya segera perbaiki. Kalau memang sudah tidak layak, ya harus diganti. Jangan dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.

Ia menegaskan, masyarakat membutuhkan kepastian mengenai penyebab gangguan serta langkah yang ditempuh PLN untuk memulihkan keandalan pasokan listrik. Penjelasan tanpa perkembangan yang terukur berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kelistrikan.

Selain meminta permasalahan segera dituntaskan, Rohim juga mendorong PLN memperhatikan dampak kerugian yang dialami pelanggan selama pemadaman bergilir.

“Masyarakat dirugikan, peralatan elektronik bisa rusak. Harus ada kompensasi, termasuk kemungkinan pengurangan tagihan listrik bagi masyarakat yang terdampak gangguan layanan,” usulnya.

DPRD berharap PLN dapat segera menyampaikan perkembangan penanganan secara terbuka sekaligus mengambil langkah nyata untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di Samarinda.

Editor : RF
Sumber : A

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *