Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mematangkan persiapan kontingen untuk menghadapi lima ajang multi-event tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Sebanyak lebih dari 2.500 atlet bersama pelatih, manajer, dan ofisial dipersiapkan untuk membawa nama baik daerah dalam berbagai kejuaraan tersebut.

Kesiapan itu ditandai dengan pelepasan kontingen oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026).

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan lima kejuaraan yang diikuti meliputi Porprov Korpri IV di Kabupaten Kutai Timur, Porprov VIII di Kabupaten Paser, Peparprov V di Kabupaten Paser, Porda II di Samarinda, Porwada IV di Balikpapan.

Menurutnya, keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi daerah yang sejalan dengan program Kukar Idaman Terbaik. Langkah ini juga mendukung pencapaian indikator kinerja Dinas Kepemudaan dan Olahraga, khususnya peningkatan prestasi olahraga.

Selain menjalankan program pemerintah daerah, keikutsertaan kontingen juga merupakan bagian dari program kerja KONI Kabupaten Kukar dan KONI Provinsi Kaltim.

Ali menyebut, keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan prestasi, tetapi juga mengukur hasil pembinaan atlet dan cabang olahraga. Selain itu, ajang tersebut menjadi kesempatan menjaring atlet potensial untuk dipersiapkan menuju kompetisi tingkat nasional hingga internasional.

Dari sisi kekuatan kontingen, Porprov Korpri IV diikuti 12 cabang olahraga dengan 231 peserta. Porprov VIII Paser melibatkan 66 cabang olahraga dengan total 1.584 orang, sedangkan Peparprov V diikuti sembilan cabang olahraga dengan 138 peserta.

Sementara itu, Porprov di Balikpapan melibatkan 20 cabang olahraga dengan jumlah peserta sekitar 500 orang. Adapun Porwada II Samarinda diikuti 10 cabang olahraga dengan 41 peserta.

Untuk menunjang kesiapan seluruh kontingen, pemerintah daerah juga menyiapkan tim pendukung, termasuk tenaga medis dan psikologi. Pelayanan kesehatan melibatkan dokter dan perawat, sedangkan pendampingan psikologi berasal dari RSUD AM Parikesit Tenggarong dan RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja.

Persiapan kontingen telah dilakukan melalui seleksi atlet, pemusatan latihan, peningkatan kemampuan fisik dan teknis, serta penguatan mental bertanding. Pembinaan karakter, disiplin, dan sportivitas juga menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan atlet.

Dalam mencapai target prestasi, Dispora Kukar menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari pelatihan pembangunan karakter (character building), peningkatan kompetensi pelatih melalui pelatihan bersertifikat nasional, hingga pemetaan potensi perolehan medali setiap cabang olahraga.

Evaluasi hasil pertandingan dan penguatan motivasi seluruh anggota kontingen juga menjadi perhatian agar para atlet mampu menunjukkan performa terbaik selama kompetisi berlangsung.

Tidak hanya fokus pada pembinaan, Pemkab Kukar turut memberikan dukungan fasilitas berupa akomodasi hotel dan wisma tamu (guesthouse), uang saku, biaya transportasi, uang makan, serta perlengkapan pertandingan bagi sejumlah cabang olahraga.

Penyaluran uang saku juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Sesuai arahan dan komitmen Bupati Kukar, dana tersebut dipastikan masuk ke rekening masing-masing atlet sebelum kontingen meninggalkan Tenggarong.

Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan kebanggaannya atas persiapan yang telah dilakukan seluruh kontingen. Ia berharap para atlet mampu memperjuangkan nama baik daerah dan meraih prestasi terbaik dalam setiap kejuaraan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, kami merasa bangga atas persiapan yang telah dilakukan para atlet untuk membawa nama baik Kukar dalam ajang perlombaan tingkat Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya.

Senada, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin optimistis persiapan yang telah dilakukan sejak jauh-jauh hari menjadi modal penting menghadapi kompetisi. Ia juga menilai semangat dan kekompakan masyarakat menjadi kekuatan tersendiri bagi kontingen Kukar.

Selain mengejar prestasi, perhatian pemerintah daerah juga diarahkan kepada atlet disabilitas. Rendi menyebut, perbaikan fasilitas sekretariat atlet disabilitas di kawasan seberang menjadi salah satu hal yang turut dibahas bersama Bupati dan Kepala Kejaksaan Negeri.

Melalui dukungan pembinaan, fasilitas, dan kesiapan seluruh kontingen, Pemkab Kukar berharap para atlet mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah, serta mengharumkan nama Kutai Kartanegara di tingkat Provinsi Kalimantan Timur. (Adv)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *