Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti mengatakan, RKPD yang disusun ini berdasarkan hasil masukan dan usulan masyarakat di tingkat RT, RW hingga kota. Hasil diskusi tersebut selanjutnya akan dirangkum menjadi rancangan awal RKPD.

“Jadi ini aspirasi dari bawah nantikan ada usulan juga dari kita nanti kita sesuaikan pembangunan serta disesuaikan RPJMD RPJBD, jadi penyesuaian itu nanti cukup gak anggaran kita,” ungkapnya saat ditemui awak media. Senin, (6/3/23).

Puji menyampaikan persoalan pendidikan, kesehatan, sosial dan keolahragaan di Samarinda masih belum maksimal hingga kini. Pihaknya pun meminta agar hal tersebut dimaksimalkan dengan OPD terkait.

“Jadi ini yang ingin kita capai, target dari pemenuhan spm kesehatan nanti ujung-ujungnya sampai penanganan hiv aids, dan nanti berkaitannya dengan anggaran apakah nanti mencakup semuanya itu nanti dibahas semua,” ucapnya.

Puji mengutarakan, upaya penanganan beberapa persoalan tersebut tengah didorong melalui program-program untuk masyarakat dengan program subsidi hingga bantuan sosial.

“Apakah semua bisa diselesaikan dengan anggaran APBD kota? Ternyata tidak boleh, itu ada aturan pemerintah pusat,” ucapnya.

Ia menambahkan, ada beberapa isu yang sifatnya berkelanjutan di 2023 seperti kesehatan serta sosial masyarakat sebagai upaya mengantisipasi dampak resesi.

“Anggaran ada 400 miliar apa itu mencakup semuanya, karena sebagian besar 50 persen itu untuk gaji, 50 persen untuk program ini apakah cukup,” ucapnya.

Puji mengatakan pihaknya masih belum selesai membahas RKPD tahun 2024 dikarenakan masih ada beberapa pembahasan lain yang di inginkan Walikota semua Misi tersebut rampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *