Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda Nursobah menyampaikan, ada hal yang menarik saat dirinya menghadiri forum lintas perangkat daerah bidang pemerintah dan pembangunan manusia saat pembahasan RKPD Samarinda tahun 2024.

Nursobah menyebut, yang menarik perhatiannya yaitu penanganan penduduk miskin dan kemiskinan ekstrem yang ada di Kota Samarinda.

Kondisi Penduduk Miskin Kota Samarinda sebanyak 9.032 jiwa dengan kategori miskin ekstrem berjumlah 1.600 jiwa. Lantas Nursobah menilai persoalan tersebut merupakan hal yang perlu disorot.

“Ini data dari PMK RI yang dideliver kesamarinda, yang menjadi sorotan saya adalah data dari kementerian terkait kondisi penduduk miskin dan kemiskinan ekstrim, untuk itu saya mengusulkan untuk prioritas pembangunan penanganan persoalan kemiskinan,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Menurut pandangan Nursobah, seharusnya di Indonesia tidak ada yang namanya orang miskin, sebab semua bisa tercover oleh ketahanan Keluarga yang mereka miliki.

“Yang lain bisa membantu bisa mengcover makanya gak ada istilah orang miskin, orang gak mampu itu gak ada karena masyarakat indonesia saling membantu,” ucapnya.

Selain itu, ia menilai dalam 1.600 jiwa yang dikategorikan masuk dalam kemiskinan ekstrem bisa diberi solusi dengan memulai dari tingkat RT atau setiap pengurus masjid.

“1.600 itu bisa diselesaikan, caranya disamarinda ini kan ada 500 mesjid dan langgar berarti masing-masing mesjid dan langgar ini bisa memberi bantuan kepada tiga kepala keluarga,” ucapnya.

Sehingga menurutnya, berangkat dari sana biaya simpanan yang dikelola oleh Mesjid dan Langgar dapat menanggung bahkan bisa memberikan solusi dalam pemecahan kemiskinan.

Oleh karena itu, Nursobah menilai ekonomi mesjid bisa mengatasi kesmiskinan apabila uang mesjid digunakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin.

“Saya kira rencana ini dapat disambut dengan baik agar kemiskinan ekstrem segera berkurang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *