Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Permasalahan sampah masih menjadi tantangan besar dalam upaya mewujudkan lingkungan bersih dan sehat di Kota Samarinda.

Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari, Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Andriansyah, mendorong adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk meningkatkan pengelolaan sampah di kota ini.

Ia menekankan bahwa keberlanjutan program kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Partisipasi aktif masyarakat, menurutnya, menjadi faktor penting dalam menyukseskan upaya penanganan sampah secara menyeluruh.

“Kita semua berharap program kebersihan di Samarinda dapat berjalan lebih optimal. Ini memerlukan kerja sama dari semua pihak,” ujarnya, Minggu (23/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang efektif perlu didukung oleh sistem yang tertata dengan baik. Hal ini mencakup penataan jaringan pengangkutan sampah, penyediaan tempat pembuangan yang memadai, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah.

“HPSN bukan hanya seremoni tahunan. Ini harus menjadi pengingat bagi kita untuk terus berbenah, menata pengelolaan sampah agar kota kita lebih bersih dan nyaman untuk dihuni,” tambahnya.

Andriansyah juga mendorong langkah-langkah konkret dari masyarakat seperti membuang sampah pada tempatnya, mendukung program daur ulang, serta memperkuat budaya bersih di lingkungan sekitar.

Menurutnya, hal-hal sederhana seperti ini dapat memberikan dampak besar dalam menjaga kebersihan kota.

“Harapannya, kesadaran masyarakat semakin tumbuh sehingga kita bisa bersama-sama mewujudkan Samarinda yang bersih, sehat, dan asri,” pungkasnya. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *