Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Pemerintah memutuskan menutup sementara Jembatan Mahakam Satu sebagai tindak lanjut insiden kapal tongkang bermuatan kayu yang menabrak bagian jembatan pada Minggu (16/2) lalu. Penutupan ini dilakukan untuk mendukung proses investigasi yang akan dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Timur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Timur, Irhamsyah, menjelaskan bahwa penutupan akan disertai rekayasa lalu lintas agar mobilitas warga tetap terjaga.

“Langkah ini penting agar proses investigasi berjalan lancar. Penutupan direncanakan mulai besok atau lusa,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kaltim, Selasa (25/2/2025).

Investigasi diperkirakan memakan waktu sekitar dua minggu. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pembangunan II BPJN Kaltim, Akmizal, yang turut hadir dalam konferensi pers tersebut.

“Kurang lebih dua pekan dibutuhkan untuk memastikan tingkat kerusakan dan langkah perbaikannya,” jelasnya.

Insiden ini diduga terjadi karena kapal tongkang yang melintas melebihi kapasitas muatan, sehingga menghantam fender jembatan. Namun, hingga kini belum ada kejelasan mengenai batas muatan kapal yang diizinkan melintas di bawah Jembatan Mahakam Satu.

“Soal ambang batas muatan kapal tongkang, kewenangan sepenuhnya ada pada Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I A Samarinda,” terang Irhamsyah.

Konferensi pers tersebut juga dihadiri Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Kaltim, Reihard Ronald, Kasatlantas Polresta Samarinda, AKP La Ade Prasetyo, serta Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Samarinda, Didi Zulyani.

Sebagai dampak dari penutupan ini, masyarakat yang biasa melintasi Jembatan Mahakam Satu diimbau untuk mengikuti pengalihan arus lalu lintas yang telah disiapkan menuju Samarinda Seberang dan sebaliknya. Pemerintah berharap masyarakat dapat bersabar selama proses investigasi dan perbaikan berlangsung demi keselamatan bersama. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *