Timesnusantara.com – Kukar. Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kukar memberikan pemeriksaan gratis di 2025 ini.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar Kusnandar mengatakan, pemeriksaan kesehatan secara gratis ini bagian dari salah satu program dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di 2025. Sementara pemeriksaan kesehatan gratis itu menyasar kepada masyarakat yang tengah berulang tahun.
“Bagi masyarakat yang berulang tahun, dipastikan untuk pemeriksaan kesehatannya tak dikenakan biaya atau gratis,” kata Kusnandar, Rabu (5/3/2025).
Ia menegaskan, masyarakat dapat memperoleh pelayanan itu di fasilitasi kesehatan (faskes) pertama yang terdapat di iuran atau kartu BPJS Kesehatan. Agar program ini tepat sasaran, Dinkes Kukar menggandeng sejumlah pihak terkait baik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kukar, maupun BPJS Kesehatan.
Peran BPJS untuk memastikan peserta telah terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Kami ingin mempermudah akses masyarakat terkait layanan kesehatan yang selama ini dianggap sulit. Dengan program pemeriksaan gratis ini, warga tak perlu ragu untuk rutin ngecek kondisi kesehatannya,” tegasnya.
Adapun tujuan dari program ini ialah, untuk melakukan pencegahan atau mendeteksi sejak dini terhadap persoalan kesehatan yang dialami masyarakat.
Sementara mekanisme untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan gratis ialah, masyarakat harus mengakses aplikasi “SatuSehat”. Aplikasi itu memudahkan masyarakat untuk mendaftar, terhada jadwal pemeriksaan yang diinginkan.
Program ini dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok usia, dengan menyediakan berbagai kategori pemeriksaan kesehatan seperti cek kesehatan gratis ulang tahun, bagi anak usia 0-6 tahun dan warga 18 tahun ke atas, dalam waktu satu bulan setelah ulang tahun. Kemudian cek kesehatan gratis sekolah (Juli 2025) untuk anak usia 7-17 tahun.
Selanjutnya, cek kesehatan khusus bagi ibu hamil dan balita, sesuai jadwal yang telah ditetapkan di puskesmas dan posyandu.
Ada beberapa jenis pemeriksaan yang tersedia pada program ini. Untuk bayi yang baru lahir akan dilakukan pemeriksaan hormon tiroid, G6PD, penyakit jantung bawaan dan gangguan pertumbuhan.
Untuk anak dan remaja dilakukan skrining tumbuh kembang, deteksi tuberkulosis, gangguan pendengaran, kesehatan mata, gigi, talasemia dan diabetes melitus.
Bagi dewasa, pemeriksaan yang diberikan meliputi analisis faktor risiko kardiovaskular, deteksi kanker (payudara, leher rahim, paru, usus), kesehatan jiwa dan fungsi organ tubuh.
Kemudian untuk lansia, dilakukan pemeriksaan kesehatan umum, termasuk deteksi dini penyakit kardiovaskular, gangguan paru, kanker, serta pemeriksaan kesehatan mental dan fungsi indera.
“Layanan ini dapat di unduh di aplikasi SATUSEHAT. Isi data diri, pilih tanggal pemeriksaan dan dapatkan tiket layanan. Pemeriksaan di puskesmas sesuai dengan jadwal yang telah dipilih. Kita harap dengan di permudahnya layanan, kesadaran masyarakat dengan kesehatan semakin meningkat,” ungkapnya. (Adv)
