Timesnusantara.com – Kukar. Pasca kejadian trafo PLN terbakar akibat sejumlah anak bermain petasan, Selasa (4/3/2025). Pemerintah Kecamatan Tenggarong menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan lakukan pengawasan terhadap anaknya.
Camat Tenggarong Sukono menyebutkan, para orang tua harus lebih intens melakukan pengawasan kepada anaknya. Sebab kejadian itu sangat membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Kami akan mengeluarkan Surat Edaran kepada seluruh Kelurahan maupun desa, terhadap bahaya kebakaran dan kejadian lainnya,” kata Sukono
Surat Edaran itu akan diteruskan ke seluruh RT yang ada di Kecamatan Tenggarong. Di dalam Surat Edaran itu bukan hanya tentang bahaya dari bermain petasan, tapi masyarakat juga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap pemicu kebakaran maupun pencurian.
“Di bulan ramadan ini sangat rawan terhadap kejadia yang tak diinginkan. Maka dari itu kita harus tetap waspada,” ujarnya.
Pada momen ini, sejumlah masyarakat juga pastinya fokus melaksanakan ibadah bulan suci ramadan. Namun masyarakat juga diminta untuk memperhatikan lingkungan sekitar baik jaringan listrik, peralatan memasak dan lainnya.
“Jangan sampai terjadi ketika fokus ibadah tapi lingkungan sekitar tak aman,” ungkapnya.
Diketahui, Di Kecamatan Tenggarong terdapat 12 Kelurahan dan 2 Desa diantaranya, Kelurahan Melayu, Loa Ipuh, Timbau, Bukit Biru, Jahab, Loa Ipuh Darat, Maluhu, Sukarame.
Kemudian, Kelurahan Baru, Mangkurawang, Loa Tebu, Panji, Desa Rapak Lambur dan Bendang Raya. Kecamatan Tenggarong ini sekaligus Ibu Kota dari Kabupaten Kukar. (adv)
