Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Acara pisah sambut Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur menjadi momentum peralihan kepemimpinan dari Akmal Malik kepada Rudy Mas’ud sebagai Gubernur definitif periode 2025-2030. Kegiatan yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, pada Jumat (7/3/2025) ini menjadi ajang apresiasi sekaligus refleksi atas perjalanan pemerintahan selama 16 bulan terakhir.

Dalam sambutannya, Akmal Malik menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk memimpin Kalimantan Timur, meskipun dalam waktu yang terbatas.

Ia menegaskan bahwa provinsi ini memiliki potensi besar yang masih bisa dikembangkan dan berharap kepemimpinan baru dapat membawa perubahan lebih signifikan.

“Saya benar-benar jatuh hati pada Kalimantan Timur. Banyak potensi luar biasa di sini, terutama dalam membangun komunikasi yang kuat dengan seluruh kabupaten dan kota. Saya titip daerah ini kepada Pak Rudy dan Pak Seno agar bisa terus melaju lebih cepat,” ujar Akmal.

Sementara itu, Gubernur Rudy Mas’ud mengungkapkan apresiasi terhadap Akmal Malik atas dedikasinya dalam menjaga stabilitas daerah selama masa transisi. Ia menegaskan komitmennya untuk mempertahankan dan mengakselerasi program-program pembangunan demi kemajuan Kalimantan Timur.

“Kami akan melanjutkan dan memperkuat program yang telah dirintis oleh Pak Akmal. Komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan juga akan terus diperkuat agar Kaltim semakin maju,” ujar Rudy.

Pisah sambut ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan juga simbol kesinambungan pembangunan daerah.

Dengan kepemimpinan baru, masyarakat menaruh harapan besar pada inovasi serta kebijakan strategis yang dapat membawa Kalimantan Timur ke arah yang lebih baik. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *