Timesnusantara.com — Samarinda. Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menyoroti potensi besar yang dimiliki Teras Samarinda sebagai pusat ekonomi dan wisata. Menurutnya, optimalisasi pengelolaan kawasan ini sangat penting agar manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh masyarakat luas, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Jika dikelola dengan lebih baik, kawasan ini bisa menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kota,” ujar Anhar, Minggu (9/3/2025).
Berdasarkan laporan dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, pendapatan dari sektor parkir di kawasan ini bisa mencapai Rp10 juta per malam. Angka tersebut belum termasuk pemasukan dari berbagai acara yang rutin diselenggarakan.
Melihat potensi yang ada, Anhar mendorong agar konsep serupa diterapkan di lokasi lain di Samarinda. Dengan begitu, semakin banyak UMKM yang bisa berkembang.
“Model seperti Teras Samarinda bisa diperluas ke kawasan lain agar dampak ekonominya lebih besar,” tambahnya.
Ia juga menekankan perlunya strategi pengelolaan yang lebih matang, seperti yang telah diterapkan di beberapa lokasi lain, seperti Marimar dan Lampion Garden.
Menurutnya, setiap kawasan harus dikembangkan dengan pendekatan yang tepat agar tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
“Kami sudah berdiskusi dengan Disporapar agar kawasan ini benar-benar bisa menjadi destinasi unggulan yang memberikan dampak nyata bagi ekonomi lokal,” tutupnya. (R)
