Timesnusantara.com – Kukar. Pemerintah Kelurahan Timbau terus melakukan upaya upaya dalam penanganan banjir di wilayahnya.
Peristiwa banjir ini sering terjadi di Kelurahan Timbau yang disebabkan beberapa hal baik faktor alam maupun saluran drainase yang kurang optimal.
Lurah Timbau Marten Hedy Yudha mengatakan, pada 2025 ini ada sejumlah pekerjaan yang masuk dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait baik itu Dinas Pekerjaan Umum (PU) maupun lainnya.
“Penanganan banjir itu dilakukan dengan membangun atau memperbaiki drainase yang ada. Sehingga saluran air itu bisa langsung tembus menuju Sungai Mahakam,” kata Marten Hedy Yudha.
Sementara pekerjaan itu ada 6 item atau lokasi yang akan dilakukan perbaikan atau pembangunan, diantaranya di Jalan Pesut, lanjutan drainase di Rapak Mahang, Jalan Jelawat, Jalan Belida dan Jalan Arwana.
“Pembangunan drainase 2025 ini atas usulan masyarakat dan koordinasi antara pemerintah Kelurahan Timbau bersama Dinas PU Kukar,” ucapnya.
Pembangunan itu juga bagian dari usulan masyarakat baik melalui Musyawarah Rencana Pembanguan (Musrenbang) pada 2024 lalu maupun kegiatan reses DPRD Kukar, yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat.
Ia menyebutkan, pembangunan itu bagian dari bentuk perhatian dan upaya pemerintah Kelurahan maupun Kabupaten terhadap penanganan banjir yang sering terjadi di Kelurahan Timbau ini.
“Di Kelurahan Timbau ini menjadi langganan banjir ketika curah hujan sangat tinggi. Hal ini merupakan faktor alam, tapi kita terus berupaya meminimalisir agar tak terjadi banjir,” sebutnya.
Menurutnya, pembangunan drainase ini sangat penting dan memberikan pengaruh besar akan dampak banjir. Jika terjadi banjir pastinya membahayakan keselamatan dan merepotkan masyarakat.
“Selama ini belum pernah terjadi banjir yang sangat tinggi. Ketinggian air relatif jika pembuangan saluran air tak lancar,” ujarnya.
Sementara tanggapan masyarakat terhadap pembangunan drainase ini sangat positif. Masyarakat merasa tenang jika air itu tak sempat tergenang lagi dan langsung dibuang ke Sungai Mahakam. Mereka menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas perhatianya terhadap penanganan banjir. (Adv)
